Campak di Solo Raya
Delapan Orang di Karanganyar Positif Campak, Diawali Gejala Demam
Total 6 dari delapan orang di Karanganyar dirawat inap karena campak. Mereka sudah membaik
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Kasus campak ditemukan di Karanganyar sejak Januari 2026 hingga kini.
- Dinkes mencatat 55 orang berstatus suspek dengan gejala seperti demam.
- Dari jumlah tersebut, delapan orang dinyatakan positif setelah uji laboratorium.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – Kasus campak ditemukan di Karanganyar.
Data ini tercatat sejak awal Januari 2026 hingga saat ini.
Gejala awal campak ini adalah adanya demam.
Ada puluhan orang yang diduga (suspek) mengidap penyakit ini.
Namun, dari puluhan orang tersebut, hanya delapan yang dinyatakan positif.
“Catatan kami dari Januari hingga sekarang, ada 55 suspek yang kami curigai terkena penyakit campak, dari usia muda hingga tua,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar, Dwi Rusharyati, Senin (6/3/2026).
Menurut Dwi, 55 suspek tersebut menunjukkan gejala campak, seperti demam.
Selanjutnya, sampel diambil untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.
“Hasilnya, ada delapan orang yang dinyatakan positif campak,” ujar Dwi.
Kondisi Sudah Membaik
Dari delapan pasien positif, enam di antaranya menjalani rawat inap untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.
Saat ini, seluruh pasien yang terkonfirmasi positif campak sudah menunjukkan kondisi membaik.
“Enam dari delapan kasus positif tersebut memerlukan rawat inap untuk penanganan lebih lanjut, dan saat ini sudah sembuh,” tambahnya.
Dwi menjelaskan, untuk mencegah penyebaran Campak, petugas surveilans di puskesmas dan rumah sakit terus memantau kasus secara berkelanjutan.
Baca juga: Catatan Dinkes Karanganyar : 55 Orang Suspek Campak Sejak Januari 2026, 8 Terkonfirmasi Positif
Baca juga: Kasus Campak Mulai Muncul di Boyolali, Dinkes Catat 3 Kasus hingga Maret 2026
Selain itu, Dinkes Karanganyar juga telah mengeluarkan surat edaran ke seluruh fasilitas kesehatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap penyakit ini.
| Kasus Campak Mulai Muncul di Boyolali, Dinkes Catat 3 Kasus hingga Maret 2026 |
|
|---|
| Catatan Dinkes Karanganyar : 55 Orang Suspek Campak Sejak Januari 2026, 8 Terkonfirmasi Positif |
|
|---|
| Dinkes Solo Ingatkan Orang Tua, Penolakan Vaksin Bisa Turunkan Imun Anak Terhadap Campak |
|
|---|
| Meski Capaian Tinggi, Dinkes Sebut Stigma Vaksin Campak Masih Jadi Masalah di Solo |
|
|---|
| Belum Ada Temuan Positif Campak di Kota Solo, Warga Diimbau Segera Vaksin untuk Mencegahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/CAMPAK-PADA-ANAK-Ilustrasi-campak-pada-anak-Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Klaten.jpg)