Makan Bergizi Gratis di Klaten

Dugaan Keracunan MBG di Klaten, Siswa Ungkap Ayam Berbau dan Jamur Mentah

Dugaan keracunan makan bergizi gratis diungkap siswa. Ada menu ayam yang sudah berbau.

TribunSolo.com/Istimewa
SIDAK MBG - Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah dan SPPG pada Sabtu (11/4/2026). Dugaan keracunan makanan dari program makan bergizi gratis (MBG) terjadi di dua sekolah di Kabupaten Klaten 

Ringkasan Berita:
  • Dugaan keracunan MBG di SMPN 1 Kalikotes Klaten diungkap oleh siswa yang mengalami gejala setelah menyantap makanan.
  • Siswa mengaku makan ayam dan jamur, lalu merasakan pusing, sakit perut, hingga muntah, baik di sekolah maupun di rumah.
  • Ia menyebut ayam berbau dan jamur masih mentah, serta baru menyadari kondisi makanan setelah habis disantap.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG)  SMPN 1 Kalikotes Klaten diungkap siswa. 

Salah satu siswa, R mengatakan sempat menyantap hidangan yang disajikan. 

"Makan ayam, sama jamurnya," ujarnya kepada wartawan belum lama ini. 

Sesaat setelah memakan hidangan, ia merasakan pusing hingga muntah. 

"Pusing, perut sakit, terus muntah-muntah. Di sekolah sama di rumah," jelasnya. 

Kondisi tersebut, ia rasakan saat makanan habis disantap. 

"Ayamnya (ada) bau, jamurnya masih mentah, enggak enak kok jamure," paparnya. 

"Kan itu udah habis toh (makanan), baru nyadari kulitnya bau. Terus muntah-muntah," tambahnya.

ILUSTRASI. MBG beberapa waktu lalu. Di Klaten ada kasus dugaan keracunan setelah menyantap MBG.
ILUSTRASI. MBG beberapa waktu lalu. Di Klaten ada kasus dugaan keracunan setelah menyantap MBG. (TribunSolo.com/ Anang Ma'ruf)

Klinik Sudah Turun Tangan

Dalam keterangan tertulis SMPN 1 Kalikotes, didapatkan laporan sebanyak 31 siswa dan 3 guru yang sakit. 

Diantaranya terkena diare, sakit perut, pusing, mual, muntah, dan mulas.

Sebagian sudah dibawa ke Klinik maupun Puskesmas terdekat untuk diperiksa. 

Hasil pemeriksaan observasi dokter, salah satu guru terindikasi alami keracunan. 

Baca juga: Dugaan Keracunan, Layanan MBG di SMPN 1 Kalikotes Klaten Dihentikan Dua Minggu

Baca juga: Kesaksian Siswa di Klaten Pusing hingga Muntah Setelah Santap Menu MBG, Ada Ayam dan Jamur

Usai insiden ini terjadi, pihak sekolah melakukan pertemuan dengan pihak SPPG dan Koramil pada 9 April 2026.

Dalam pertemuan ini, disampaikan keluhan secara jujur, transparan dengan penuh kesadaran. 

Dari pertemuan tersebut, disepakati untuk menghentikan pelayanan MBG sementara selama 2 minggu mulai Jumat (10/4/2026). 

Langkah ini diambil, guna menghindari trauma anak-anak dan guru ketika membuka ompreng MBG. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved