Kekeringan di Wonogiri
Hadapi Ancaman Kekeringan Wonogiri, Pemkab Siapkan Anggaran untuk Dropping Air Bersih
Anggaran untuk dropping air bersih mengatasi kekeringan di Wonogiri sudah disiapkan. Ada 7 Kecamatan terdampak.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Pemkab Wonogiri menyiapkan anggaran belanja tak terduga (BTT) untuk mengantisipasi potensi kekeringan saat musim kemarau, termasuk kebutuhan dropping air bersih.
- Terdapat 7 kecamatan yang berpotensi terdampak kekeringan, yakni Pracimantoro, Paranggupito, Giritontro, Nguntoronadi, Eromoko, Giriwoyo, dan Manyaran.
- Pemkab juga membangun jaringan air bersih, sambungan rumah, serta mengembangkan SPAM dari Waduk Pidekso untuk lima kecamatan sebagai solusi jangka panjang.
Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Pemkab Wonogiri menyiapkan anggaran untuk menghadapi potensi kekeringan yang terjadi saat musim kemarau mendatang.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran belanja tak terduga (BTT) sebagai antisipasi ancaman kemarau ekstrem di Wonogiri.
Menurutnya, ada sejumlah kecamatan di wilayah Wonogiri yang berpotensi terdampak kekeringan saat musim kemarau.
“Itu nanti untuk dropping air bersih ketika dibutuhkan,” kata Bupati.
Setyo mengatakan upaya lain yang telah dilakukan antara lain membangun jaringan air bersih dan sambungan rumah (SR) di kecamatan bagian selatan, seperti Paranggupito dan Pracimantoro.
Mengembangkan SPAM
Selain itu, tahun ini pihaknya juga akan mengembangkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari Waduk Pidekso yang akan dialirkan ke lima kecamatan di sekitarnya sebagai langkah penanganan jangka panjang.
“Air bersih perpipaan dari Waduk Pidekso ini untuk Kecamatan Baturetno, Giriwoyo, Giritontro, Paranggupito, dan Eromoko. Mulai pembangunan tahun 2026 ini,” jelasnya.
Baca juga: Antisipasi Dampak Kemarau, DKPP Klaten Lakukan Pemetaan Lahan Rawan Kekeringan
Baca juga: Tiga Kecamatan di Sukoharjo Rawan Kekeringan, BPBD Minta Warga Hemat Air
Baca juga: Sebanyak 1.342 Jiwa di Sragen Terdampak Kekeringan, Masih Bergantung pada Dropping Air
Sementara itu, berdasarkan data, ada 7 kecamatan di Wonogiri yang berpotensi terdampak kekeringan, yakni Pracimantoro, Paranggupito, Giritontro, Nguntoronadi, Eromoko, Giriwoyo, dan Manyaran.
“Nanti dropping air bersih, tapi itu bukan penyelesaian secara permanen. Kami juga membangun Pamsimas, kemudian perpipaan dalam rangka mengatasi masalah kekurangan air secara permanen,” jelas Bupati. (*)
| Nasib Persis Solo Bisa Bergantung Hasil PSIM Vs Madura United, Milomir Seslija Enggan Lempar Handuk |
|
|---|
| Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 : Ada Perjalanan Tambahan Spesial Long Weekend |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 15 Mei 2026 : Ada Potensi Turun Hujan Ringan |
|
|---|
| Kronologi Kebakaran Truk di Tol Solo-Ngawi Sragen, Petugas Lihat Kepulan Asap Muncul dari Dalam Boks |
|
|---|
| Butuh Waktu 2,5 Jam, Petugas Padamkan Truk Ekspedisi yang Terbakar di Tol Solo-Ngawi Sragen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Ilustrasi-kekeringan.jpg)