Begal di Sragen
Begal di Sukodono Sragen Ternyata Beraksi Terorganisir, Ini Pembagian Tugasnya
Begal di Sragen ternyata beraksi dengan pembagian tugas. Mereka memiliki peran masing-masing.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Kawanan begal berjumlah lima orang diduga beraksi secara terorganisir di Sragen dengan pembagian tugas dan menyasar lokasi sepi.
- Korban bernama Seftian Dwicahyo (28), warga Sukodono, Sragen, menjadi sasaran aksi pada Selasa (26/5/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
- Kelima pelaku masing-masing berinisial R.E.W.N. (27), I.A. (22), F.A.S. (19), B.N.R. (17), dan P. Polisi masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing pelaku.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Para begal yang beraksi di Sragen ternyata memiliki pembagian tugas.
Mereka beraksi di kawasan yang sepi.
Aksi mereka dilakukan pada Selasa (26/5/2026) dini hari lalu.
Korban diketahui bernama Seftian Dwicahyo (28), warga Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen.
Sementara identitas pelaku masing-masing berinisial R.E.W.N. (27), I.A. (22), F.A.S. (19), B.N.R. (17), dan P.
Lokasi kejadian berada di area gudang bekas penggilingan padi di Dukuh Ngawen, Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen.
Aksi brutal itu terjadi pada Selasa dini hari, 26 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB.
Kejadian bermula saat korban baru pulang kerja dari PT Hwashin Global Indonesia di wilayah Kecamatan Sidoharjo dan berhenti untuk beristirahat di lokasi kejadian.
Namun nahas, korban justru menjadi sasaran pengeroyokan dan perampasan oleh lima pelaku yang datang secara berkelompok.
Masing-masing pelaku memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksinya.
Pelaku berinisial R.E.W.N. (27), warga Gesi, diduga menjadi pelaku utama yang melakukan kekerasan paling brutal.
Ia memukul kepala korban menggunakan tangan kosong, menghantam korban menggunakan senjata pemukul jenis benekel lebih dari dua kali, serta menodongkan pisau karambit ke arah korban hingga melukai bagian dagu dan leher korban.
Sementara pelaku I.A. (22) berperan memiting leher korban sebanyak dua kali dan memukul dada korban menggunakan tangan kosong.
Pelaku lainnya, F.A.S. (19), turut berada di lokasi dan berperan memisahkan rekannya saat senjata tajam diarahkan ke korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sragen-begak-56.jpg)