Fakta Menarik Tentang Solo

Perbedaan Gulai, Tongseng, dan Tengkleng, Olahan Kambing yang Populer di Solo Raya

Bagi pecinta kuliner, memahami perbedaan ketiganya bisa membantu memilih menu sesuai selera.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
TONGSENG KAMBING VIRAL - Menu di Warung Tongseng Kambing Bu Soleh yang berlokasi di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, difoto Kamis (25/12/2025). Beginilah perbedaan tongseng, tengkleng, dan kambing. 

Ciri khas tongseng adalah penggunaan kecap manis yang membuat warna kuah lebih gelap dan rasanya cenderung manis gurih.

Selain daging kambing, tongseng biasanya dilengkapi aneka sayuran seperti kol, tomat, cabai, dan daun bawang.

Kehadiran sayuran membuat cita rasa tongseng terasa lebih segar dibandingkan gulai.

Bumbu dasar tongseng sebenarnya hampir sama dengan gulai, namun proses memasaknya lebih cepat.

Di banyak warung sate kambing, tongseng bahkan baru dimasak setelah pelanggan memesan sehingga disajikan dalam kondisi masih sangat segar.

Tak hanya menggunakan daging kambing, tongseng juga sering dibuat dari daging sapi maupun ayam.

Baca juga: Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 5 Juni 2026 : dari Jam Keberangkatan Pagi hingga Paling Malam

3. Tengkleng, Kuliner Legendaris Khas Solo yang Kaya Cita Rasa

Tengkleng Rumah Makan Sate Mbak Puji di Dusun Guntur, Desa  Gupit, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo.
Tengkleng Rumah Makan Sate Mbak Puji di Dusun Guntur, Desa Gupit, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. (TribunSolo.com

Jika gulai dikenal karena kuah santannya dan tongseng karena perpaduan daging serta sayuran, maka tengkleng memiliki ciri khas pada penggunaan tulang dan jeroan kambing.

Tengkleng merupakan salah satu ikon kuliner khas Solo yang sudah dikenal luas hingga luar daerah.

Olahan ini awalnya muncul sebagai makanan rakyat karena memanfaatkan bagian kambing yang tersisa setelah daging terbaik dijual atau disajikan kepada kalangan tertentu.

Bahan utama tengkleng biasanya berupa tulang kambing yang masih menyisakan sedikit daging, ditambah jeroan, lidah, atau bagian lain yang masih bisa diolah.

Berbeda dengan tongseng, tengkleng umumnya tidak menggunakan sayuran.

Kuahnya lebih encer dibanding gulai, namun tetap kaya rempah karena menggunakan berbagai bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, kemiri, ketumbar, dan rempah lainnya.

Karena menggunakan tulang dan jeroan, proses memasak tengkleng membutuhkan waktu lebih lama agar bumbu meresap sempurna dan tekstur bahan menjadi empuk.

Baca juga: Kenapa Persis Solo Dijuluki Laskar Sambernyawa? Begini Sejarah Panjangnya

Mana yang Paling Populer di Solo Raya?

Ketiganya memiliki penggemar masing-masing.

Gulai cocok bagi pecinta kuah santan yang gurih dan kaya rempah. Tongseng menjadi pilihan bagi mereka yang menyukai perpaduan rasa manis, gurih, dan segar dari sayuran. Sementara tengkleng menawarkan sensasi menikmati sisa daging yang menempel di tulang dengan kuah rempah yang khas.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved