Makan Bergizi Gratis di Wonogiri

12 Dapur MBG di Wonogiri Hidup Lagi, BGN Masih Kaji Pembatasan Jumlah Dapur

12 dapur MBG di Wonogiri kembali beroperasi setelah dana cair, distribusi makan gratis normal lagi.

Tayang:
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
MBG - Ilustrasi distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Wonogiri beberapa waktu lalu. Sebanyak 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program MBG di Kabupaten Wonogiri kembali beroperasi setelah sebelumnya menghentikan layanan sementara. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 12 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Wonogiri kembali beroperasi setelah sebelumnya berhenti sementara akibat kendala dana operasional, perbaikan IPAL, dan kasus keracunan makanan.
  • Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno menyebut mayoritas dapur kembali aktif setelah dana operasional dari pusat cair sehingga distribusi makanan kepada penerima manfaat dapat berjalan lagi.
  • Badan Gizi Nasional (BGN) mengkaji pembatasan jumlah dapur MBG per kecamatan

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI – Sebanyak 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Wonogiri kembali beroperasi setelah sebelumnya menghentikan layanan sementara.

Sebelumnya, tercatat ada 28 dapur MBG yang tidak beroperasi.

Penghentian layanan tersebut dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari perbaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), belum cairnya dana operasional dari pemerintah pusat, hingga penghentian sementara akibat kasus keracunan makanan.

Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno, mengatakan sebagian dapur yang sempat berhenti kini sudah kembali menyalurkan makanan kepada para penerima manfaat program MBG.

"Informasi yang saya terima, 12 dapur sudah beroperasional lagi," katanya, Rabu (11/6/2026).

SOAL MBG - Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno saat ditemui Senin (8/6/2026). Imron memastikan sebagian dapur SPPG yang sempat berhenti kini sudah kembali menyalurkan makanan kepada para penerima manfaat program MBG.
SOAL MBG - Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno saat ditemui Senin (8/6/2026). Imron memastikan sebagian dapur SPPG yang sempat berhenti kini sudah kembali menyalurkan makanan kepada para penerima manfaat program MBG. (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)

Menurut Imron, sebagian besar dapur yang kembali beroperasi sebelumnya terkendala pencairan dana operasional.

Setelah dana tersebut cair, kegiatan pelayanan dapat kembali berjalan normal.

"Virtual account yang sebelumnya belum dapat, ini sudah cair. Setelah cair, sudah bisa jalan. Kalau belum kan tidak boleh nomboki," kata dia.

Selain masalah pendanaan, terdapat pula dapur yang sempat disuspend karena persoalan terkait bio IPAL.

Namun, sejumlah kendala tersebut kini mulai teratasi sehingga operasional dapur dapat kembali dilanjutkan.

Baca juga: Di Balik Puluhan SPPG di Solo Raya Berhenti Sementara : Dana Tak Cair, MBG Sempat Mandek Sehari

BGN Kaji Pembatasan Jumlah Dapur MBG

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional (BGN) dikabarkan tengah mengkaji kebijakan pembatasan jumlah dapur MBG di setiap kecamatan.

Wacana tersebut berpotensi memengaruhi kebutuhan dapur di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Wonogiri.

Menanggapi rencana tersebut, Imron menilai jumlah dapur sebaiknya tetap disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat di lapangan.

Menurut Imron, satu dapur idealnya melayani maksimal 3.000 porsi makanan. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved