Kemarau di Solo Raya
Kekeringan Mengintai Klaten, Lereng Merapi Jadi Prioritas Distribusi Air Bersih
BPBD Klaten menargetkan distribusi 1.000 tangki air bersih ke kawasan Lereng Merapi saat kemarau.
Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- BPBD Klaten menargetkan distribusi 1.000 tangki air bersih ke kawasan Lereng Merapi selama musim kemarau 2026.
- Pengiriman dilakukan bertahap dengan rata-rata 15 tangki per hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
- Program ini menjadi upaya Pemkab Klaten mengantisipasi dampak kekeringan di wilayah rawan.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Kawasan Lereng Merapi menjadi fokus utama program bantuan air bersih yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Klaten pada musim kemarau 2026.
Sebanyak 1.000 tangki air bersih disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga di wilayah tersebut.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan kawasan Lereng Merapi diprioritaskan karena termasuk daerah yang berpotensi mengalami kekurangan air saat kemarau.
"Untuk kali ini di kawasan Lereng Merapi, kita targetkan 1000 tangki," jelasnya.
Distribusi bantuan air bersih telah dimulai sejak Senin (15/6/2026) melalui koordinasi BPBD Klaten.
Menurut Hamenang, pengiriman dilakukan secara bertahap agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.
"Per hari ini kita kirim, per hari itu kita kirim 15 tangki. Sampai nanti bisa mencukupi kebutuhan," imbuhnya.
Ancaman Kekeringan
Program tersebut menjadi bagian dari langkah mitigasi pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman kekeringan yang mulai terdeteksi di sejumlah wilayah Kabupaten Klaten.
Selain memastikan pasokan air bersih tersedia, pemerintah juga berupaya mempercepat distribusi agar warga tidak mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Siaga Kekeringan, Pemkab Klaten Mulai Droping Air Bersih ke Wilayah Lereng Merapi
Kepala Pelaksana BPBD Klaten Syahruna menyebutkan wilayah yang paling berpotensi terdampak kekeringan masih berada di Kecamatan Kemalang.
Adapun desa yang menjadi perhatian antara lain Kendalsari, Tlogowatu, Sidorejo, dan Tegalmulyo.
(*)
| Siaga Kekeringan, Pemkab Klaten Mulai Droping Air Bersih ke Wilayah Lereng Merapi |
|
|---|
| Boyolali Siagakan 95 Titik Mata Air Hadapi Musim Kemarau, Wonosamodro Terbanyak |
|
|---|
| Dampak El Nino di Karanganyar, Petani Bawang Panen Justru Lebih Cepat, Ini Sebabnya |
|
|---|
| Petani Karanganyar Diimbau Tak Panik Hadapi El Nino, Wajib Terapkan Pola Budidaya Hemat Air |
|
|---|
| Hadapi El Nino 2026, Petani Karanganyar Dianjurkan Gunakan Benih Padi Genjah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Siaga-potensi-kekeringan-tahun-2026-BPBD-Klaten.jpg)