Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

BUMD di Solo

Waduh, BUMD di Solo yang Tak Produktif Setor Pemasukan Bakal Jadi Sasaran Gulung Tikar

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai tidak produktif dan gagal memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah terancam dibubarkan.

|
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Andreas Chris
SOROTI BUMD - Ilustrasi suasana pusat kantor pemerintahan kota Solo di Balai Kota Solo, beberapa waktu lalu. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Solo yang dinilai tidak produktif dan gagal memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah terancam dibubarkan. 

1. PERUMDA BPR Bank Solo

Bergerak di sektor jasa keuangan, Bank Solo melayani pembiayaan mikro dan UMKM. Sebagai BUMD perbankan, lembaga ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD melalui layanan kredit dan simpanan masyarakat.

2. PDAM Kota Surakarta

BUMD ini bertanggung jawab atas penyediaan air bersih bagi warga Solo. PDAM memiliki peran vital dalam pelayanan publik dan pengelolaan sumber daya air, namun tetap dituntut untuk efisien dan berorientasi pada keuntungan.

3. Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ)

Mengelola kebun binatang dan ruang terbuka hijau di kawasan Jurug, TSTJ bergerak di sektor pariwisata dan konservasi satwa. Meski memiliki nilai edukatif dan rekreatif, kinerjanya juga akan dinilai dari sisi finansial dan daya tarik wisata.

4. Pedaringan Solo

BUMD ini mengelola kawasan pergudangan dan distribusi barang. Pedaringan berperan sebagai simpul logistik di Solo Raya, namun efektivitas dan kontribusinya terhadap PAD kini menjadi sorotan.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved