Grup Facebook Gay di Solo
Ada 15 Remaja Pengidap HIV/AIDS di Solo, KPA Pastikan Telah Mendapat Terapi ARV
Penanganan HIV/AIDS di Solo dikalim sudah dilakukan dengan baik. Ini termasuk pada 15 remaja pengidap HIV/AIDS.
Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
BICARA HIV. Komisioner Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Surakarta Tommy Pranoto. Dia mengungkapkan anak yang terjangkit HIV ditangani dengan baik.
Ini juga merupakan pegobatan utama bagi penderita HIV.
Terapi ini bertujuan untuk menekan jumlah virus dalam tubuh.
Harapannya, sistem kekebalan tubuh tetap kuat dan mencegah HIV berkembang menjadi AIDS.
Biasanya, para pengidap HIV ini diberikan obat. Nantinya, obat-obatan ARV tidak membunuh virus secara langsung, namun menghambat virus untuk berkembang biak di dalam tubuh.
Diketahui, efek samping dari terapi ini seperti mual, pusing, atau kelelahan. (*)
Berita Terkait: #Grup Facebook Gay di Solo
| Grup Gay Solo Bakal Diseret ke Ranah Hukum, Polisi Kini Selidiki |
|
|---|
| Buntut Ramai Grup Gay Diduga Mengarah ke Prostitusi di Solo, Satpol PP Razia Kos-Kosan Tak Berizin |
|
|---|
| Waduh, Sejumlah Kos Tak Berizin Disinyalir Jadi Lokasi Bisnis Prostitusi Gay di Solo |
|
|---|
| Belasan Pelajar Solo Kena HIV, Dinas Putar Otak Cari Opsi Belajar Aman : Agar Hak Sekolah Terpenuhi |
|
|---|
| Solo Perketat Pengawasan Grup Medsos Usai Grup “Gay Surakarta” Dihapus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Tommy-Pranoto-HIV.jpg)