Sejarah di Kota Solo
Mengenal Upacara Pasang Tarub, Tradisi Jelang Pernikahan di Solo Raya yang Sarat Makna
Tarub berfungsi sebagai tempat berteduh tamu, sekaligus simbol kesiapan keluarga menyambut peristiwa sakral pernikahan.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Selain itu, dipasang pula sepasang pisang raja atau pisang raja talun di kanan dan kiri pintu masuk.
Pisang ini melambangkan cinta sejati dan harapan agar kehidupan rumah tangga pengantin berlangsung manis, mulia, dan setia, sebagaimana pohon pisang yang hanya berbuah sekali seumur hidup.
Berbagai dedaunan dan hasil bumi lain juga turut melengkapi tarub, seperti tebu wulung yang melambangkan kemantapan hati, cengkir gading sebagai simbol keteguhan pikiran, daun beringin sebagai perlindungan, hingga padi satu ikatan yang bermakna kecukupan rezeki.
Seluruh komponen tersebut merupakan doa simbolik agar pengantin kelak mampu membangun rumah tangga yang harmonis, sejahtera, dan kuat menghadapi ujian hidup.
Tradisi yang Terus Dijaga di Solo
Di wilayah Solo dan sekitarnya, termasuk Kalurahan Mulo, tradisi pasang tarub masih dilestarikan.
Sebelum tarub dipasang, biasanya diawali dengan kenduri atau doa bersama yang dipimpin tokoh agama atau sesepuh setempat.
Prosesi ini menjadi wujud permohonan restu sekaligus mempererat nilai kebersamaan warga.
Meski kini banyak keluarga memilih tenda modern yang lebih praktis, pasang tarub tetap menjadi tradisi di Solo Raya.
Apakah di tempatmu masih melestarikan tradisi satu ini?
(*)
| Perbedaan Gudeg Solo dan Jogja, Menu Sarapan Favorit yang Punya Sejarah Panjang |
|
|---|
| Sejarah Stadion Manahan Solo yang Dikritik Andre Rosiade Mirip Sawah, DIbangun di Era Soeharto |
|
|---|
| Asal-usul Panggung Songgo Buwono Keraton Solo, Kondisinya Pasca-revitalisasi Disorot Kubu Purboyo |
|
|---|
| Mengenal Honggowongso, Sosok Jenius Perancang Bangunan dan Infrastruktur Keraton Solo |
|
|---|
| Fakta Batik Solo: Warisan Keraton yang Mendunia, Tiap Motifnya Punya Filosofi Sendiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Para-abdi-dalem-keraton-memasang-tarub-di-Keraton.jpg)