Cek Kesehatan Gratis di Solo

Cek Kesehatan Gratis Masih Tersedia di 17 Puskesmas Kota Solo, Simak Cara Daftarnya!

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan skrining kesehatan secara gratis untuk mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TribunSolo.com/ Anang Ma'ruf
ILUSTRASI PROGRAM CEK KESEHATAN GRATIS : Suasana cek kesehatan gratis kategori lansia di Balai Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (11/3/2025). Ini berkaitan dengan Program Cek Kesehatan Gratis yang masih diberlakukan di Kota Solo 

Ringkasan Berita:
 
  • Layanan ini mencakup skrining kesehatan gratis sesuai siklus hidup untuk deteksi dini risiko penyakit.
 
  • Pemkot Solo menargetkan capaian CKG 60 persen pada 2026, lebih tinggi dari target Kemenkes, dengan capaian 2025 sudah 47 persen

 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) masih bisa dimanfaatkan masyarakat Kota Solo.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di 17 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo, Retno Erawati Wulandari, mengatakan masyarakat yang ingin mengikuti program CKG tidak perlu menunggu undangan khusus.

Baca juga: Angka Pernikahan Solo Turun Tajam 3 Tahun Terakhir, Ternyata Bukan Sekedar Tren Lokal Tapi Dunia

Warga dapat langsung datang ke fasilitas kesehatan dengan terlebih dahulu melakukan pendaftaran.

“Masyarakat yang ingin memanfaatkan program CKG bisa langsung datang ke fasilitas kesehatan,” ujar Retno.

Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis di Solo

Untuk mengikuti program ini, masyarakat diminta mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat Mobile. Retno menjelaskan, seluruh prosedur pendaftaran dilakukan secara digital.

“Kalau prosedurnya ini pakai aplikasi Satu Sehat Mobile. Terus nanti verifikasi bisa lewat identitas kependudukan digital atau di faskes. Nanti di situ ada notifikasi pemeriksaan kesehatan gratis,” ungkapnya.

Aplikasi Satu Sehat Mobile juga menyediakan informasi layanan kesehatan berdasarkan siklus hidup pengguna, mulai dari:

  • Bayi baru lahir
  • Ibu hamil
  • Anak balita dan anak sekolah
  • Dewasa dan lansia

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan skrining kesehatan secara gratis untuk mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini.

Deteksi Dini Risiko Penyakit

Retno berharap masyarakat dapat memanfaatkan program CKG sebaik mungkin.

Menurutnya, deteksi dini menjadi kunci dalam pencegahan penyakit yang lebih serius.

“Harapannya masyarakat akan lebih sehat dengan diketahui faktor risiko penyakitnya lebih dini. Harapannya bisa dikelola lebih dini sehingga tidak terjadi risiko yang lebih lanjut lagi,” tambahnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved