Lebaran 2026
Sesuai Pengamatan Observatorium Assalaam Sukoharjo, Idulfitri 2026 Ditetapkan 21 Maret
Hasil Sidang Isbat Pemerintah Indonesia sesuai pengamatan Observatorium Assalaam Sukoharjo.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Menurutnya, perbedaan penentuan 1 Syawal memang sulit dihindari.
Baca juga: Jadwal Pemantauan Hilal di Observatorium Assalaam Sukoharjo Sore Ini, Dimulai Pukul 17.00 WIB
“Perbedaan ini tidak bisa kita hindari di Indonesia. Ada yang mengumumkan lebih awal seperti Muhammadiyah dan Persis,” tuturnya.
Meski begitu, ia berharap umat Islam di Indonesia mengikuti keputusan pemerintah yang telah merangkul semua ormas.
“Sebagai warga negara, kita bisa bersatu di bawah otoritas lembaga pemerintah yang resmi, di bawah komando Kementerian Agama RI melalui sidang isbat yang sejatinya melibatkan semua unsur ormas,” jelasnya.
Rukyatul hilal di Observatorium Assalaam bisa diakses masyarakat umum.
Di situ disediakan teleskop agar masyarakat bisa ikut merasakan langsung pengamatan hilal.
“Rukyatul hilal selalu terbuka untuk umum. Kita menyediakan teleskop manual ada 2, yang digital ada 2,” tuturnya. (*)
| Masih Momen Lebaran, Sosis Khas Boyolali dan Solo Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh |
|
|---|
| Arus Balik via Tol Solo-Semarang Hari Ini : Gerimis di Boyolali, Lalu Lintas Ramai Lancar |
|
|---|
| Arus Lalu Lintas Tol Solo-Ngawi Terpantau Ramai Lancar, Rest Area 538 Padat Kendaraan |
|
|---|
| Arus Balik Kendaraaan Pemudik di Tol Solo-Semarang di Boyolali Terpantau Ramai Lancar |
|
|---|
| Rendahnya Okupansi Hotel Solo saat Lebaran 2026 Sudah Diprediksi, Sampai Pilih Tak Naikkan Harga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pemantauan-hilal-dari-Solo.jpg)