PLTSa Putri Cempo Solo
Penghasilan Pemulung di TPA Putri Cempo Solo, Kisaran Rp150-200 Ribu Per Hari
Pemulung di TPA Putri Cempo Solo disebut berpenghasilan kisaran Rp100-200 ribu perhari.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Pemulung TPA Putri Cempo di Solo menggelar aksi makan nasi kucing sebagai bentuk protes atas pembatasan akses di lokasi tersebut, Jumat (1/5/2026).
- Mereka meminta tetap diperbolehkan memulung sampah baru karena menjadi sumber utama penghasilan, dengan pendapatan harian berkisar Rp60–200 ribu.
- Para pemulung menyatakan siap mengikuti pengaturan DLH, namun menolak jika akses memulung benar-benar dibatasi karena berdampak pada ekonomi keluarga.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemulung TPA Putri Cempo di Solo melakukan aksi makan nasi kucing pada Jumat (1/5/2026).
Aksi ini buntut dari dibatasinya akses di TPA Putri Cempo.
Ketua Paguyuban Pemulung Sukarni (60) mengungkapkan saat ini pihaknya sudah mendapat lampu hijau untuk tetap beraktivitas memulung sampah.
“Kalau rencana pindah ke mana tergantung DLH. Kalau dipindah ke utara kita ikut ke sana. Kita orasi biar tetap bisa memulung. Boleh mulung tapi dialihkan,” jelasnya.
Meski begitu, ia tetap meminta agar diperbolehkan memulung sampah baru.
Sebab, dari situlah sampah bernilai jual bisa didapatkan.
“Kalau nggak ada sampah baru yang dibuang berarti kita nol hasil. Pulang nggak bawa uang. Di rumah, perut lima orang menunggu dan semua kelaparan nanti. Yang ada kan sampah baru,” tuturnya.
Selama ini mereka menggantungkan hidup dari memulung sampah.
Dalam sehari paling sedikit mereka bisa mengantongi uang Rp60–80 ribu.
Bahkan salah satu pemulung, Suparno (45), yang masih produktif bisa mengantongi hingga Rp150–200 ribu per hari.
“Yang masih produktif 1,5–2 kuintal setiap hari,” jelasnya.
Tidak Ada Larangan
Kepala DLH Kota Solo, Herwin Tri Nugroho, memastikan pihaknya tidak melarang pemulung masuk ke TPA Putri Cempo.
Ia hanya membatasi sejumlah area termasuk Blok C dan D.
Area tersebut merupakan area Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
| Pemulung di Solo Gelar Aksi Makan Nasi Kucing, Buntut Pembatasan Akses TPA Putri Cempo |
|
|---|
| Dikejar Target Olah Sampah 200 Ton, DLH Solo Sterilkan Sejumlah Area TPA Putri Cempo Ini |
|
|---|
| Mulai 26 September, TPA Putri Cempo Solo Tolak Sampah di Luar Kapasitas PSEL |
|
|---|
| DLH Solo Bantah Isu Pemulung Dilarang Masuk TPA Putri Cempo, Hanya Batasi Masuk Area Ini! |
|
|---|
| TPA Putri Cempo Solo Hanya Bisa Tampung Sampah Terolah hingga Agustus 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kondisi-PLTSa-dan-TPA-Putri-Cempo-belum-lama-ini-2.jpg)