Pariwisata

Libur Panjang, Dishub Catat 1,5 Juta Kendaraan Keluar-Masuk Kota Solo

Libur panjang di Solo terpantau ada 1,5 juta kendaraan yang keluar masuk.

Tayang:
TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto
LENGANG. Suasana arus lalu lintas di salah satu jalan di Kota Solo. Ada jutaan kendaraan yang melintas di Solo selama libur panjang. 

Ringkasan Berita:
  • Libur panjang Idul Adha hingga Hari Lahir Pancasila dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata ke Solo. Dishub mencatat lebih dari 1,5 juta kendaraan keluar masuk Kota Solo pada 29–31 Mei 2026.
  • Peningkatan arus lalu lintas mulai terasa sejak arus mudik dan balik Iduladha, meski Dishub menyebut kenaikannya tidak terlalu signifikan.
  • Kepadatan lalu lintas terjadi di sejumlah titik wisata seperti Jalan Slamet Riyadi, Jalan Jenderal Sudirman, dan Urip Sumoharjo.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pekan lalu, masyarakat menikmati libur panjang karena banyaknya tanggal merah, mulai Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Rabu (27/5/2026) hingga Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026).

Libur panjang itu pun dimanfaatkan banyak orang untuk bertamasya maupun jalan-jalan di Kota Solo.

Data Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo mencatat, dalam tiga hari akhir pekan kemarin terdapat lebih dari 1,5 juta kendaraan keluar masuk Kota Bengawan.

Kabid Lalu Lintas (Lalin) Dishub Kota Solo, Andri Wahyudi, menerangkan pada pekan lalu memang terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Solo.

Peningkatan tersebut terjadi saat arus mudik dan arus balik Idul Adha. Meski demikian, Andri menyebut peningkatan itu tidak terlalu signifikan.

“Untuk masa liburan minggu ini memang cukup panjang. Peningkatan arus lalu lintas sebenarnya sudah mulai terjadi sejak Senin dan Selasa kemarin. Arus mudik sudah mulai meningkat dengan rata-rata lebih dari 500 ribu kendaraan yang masuk,” ungkap Andri saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).

“Dan untuk hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan Senin yang juga libur panjang, pantauan lalu lintas memang ada peningkatan, namun tidak terlalu signifikan,” lanjutnya.

Kepadatan Arus di Lokasi Tertentu

Andri mengatakan kepadatan arus lalu lintas di Kota Solo hanya terjadi di lokasi tertentu seperti pusat wisata.

“Kalau akhir pekan memang tidak terlalu signifikan karena didominasi masyarakat Solo Raya. Namun ada peningkatan kepadatan di Jalan Slamet Riyadi, Jalan Jenderal Sudirman, dan Urip Sumoharjo,” ujarnya.

“Setelah Idul Adha ini memang Solo hanya menjadi jalur lintasan, seperti dari arah timur menuju Jogja atau dari arah barat menuju Tawangmangu,” imbuhnya.

Baca juga: Libur Idul Adha Belum Dongkrak Pariwisata Solo, Okupansi Hotel Masih Sepi

Andri menambahkan, meski ada kepadatan arus di sejumlah titik pusat hiburan di Kota Solo, pihaknya tidak menemukan kendala berarti.

Dishub juga langsung melakukan intervensi saat terjadi kepadatan arus selama libur panjang kemarin.

“Untuk temuan masih sama seperti sebelumnya, terutama parkir sembarangan karena kegiatan-kegiatan tertentu. Penanganannya juga sama seperti penderekan kendaraan dan penindakan jukir yang memalak di kawasan GOR Sritex,” pungkasnya.

Berikut data jumlah kendaraan keluar masuk Kota Solo pada 29–31 Mei 2026:

  • Motor: 989.301
  • Mobil: 397.126
  • Bus/Truk: 157.451

Total: 1.543.878 kendaraan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved