Fakta Menarik Tentang Solo
10 Istilah Unik Warga Solo yang Sering Dipakai dalam Percakapan Sehari-hari : Ada Banter dan Jiblok
Berikut 10 istilah unik warga Solo yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Berarti jatuh atau terlepas dari tempatnya.
Contoh: “Ati-ati, HP-mu jiblok lho.”
6. HIK / Hek
HIK adalah sebutan untuk angkringan atau wedangan, tempat makan sederhana khas pinggir jalan di Solo.
Contoh: “Mangan neng HIK yo cah.”
Baca juga: 10 Ide Usaha Kuliner Rp10 Ribuan yang Punya Prospek di Solo Raya, Cocok untuk Pemula Modal Minim
7. Mbribik
Istilah untuk pendekatan atau PDKT dengan seseorang yang disukai.
Contoh: “Lagi mbribik konco kelas.”
8. Banter
Selain berarti cepat, di Solo “banter” juga digunakan untuk menyebut suara yang keras atau volume tinggi.
Contoh: “Ojo banter-banter, aku lagi turu.”
Baca juga: Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 5 Juni 2026 : dari Jam Keberangkatan Pagi hingga Paling Malam
9. Neker
Istilah sederhana untuk kelereng yang sering dimainkan anak-anak.
Contoh: “Main neker bareng ning lapangan.”
10. Gathel / Gaplek
Merupakan istilah umpatan dalam bahasa Jawa Solo yang tergolong kasar, sehingga tidak dianjurkan untuk digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Istilah ini lebih baik hanya dipahami tanpa dipraktikkan dalam komunikasi.
(*)
| Perbedaan Gulai, Tongseng, dan Tengkleng, Olahan Kambing yang Populer di Solo Raya |
|
|---|
| Asal-usul Nama Kelurahan Bumi di Laweyan Solo : Dulu Tempat Tinggal Abdi Dalem Keraton Surakarta |
|
|---|
| Filosofi Kulonuwun yang Biasa Diucapkan Masyarakat Solo Raya saat Bertamu, Ternyata Ini Artinya |
|
|---|
| Dipercaya Masyarakat Solo Raya, Ini Keutamaan Menikah di Bulan Besar atau Dzulhijjah |
|
|---|
| Mengenal 12 Musim Pranata Mangsa Jawa, Pedoman Bertani Warisan Leluhur di Solo Raya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Museum-Keraton-Solo-Lebaran-2026.jpg)