Kenaikan Harga BBM
Harga BBM Naik, Tarif BST Solo Tetap Aman? Ini Penjelasan Dishub
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo menegaskan hingga saat ini belum ada rencana untuk menaikkan tarif transportasi umum tersebut.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- Tarif Batik Solo Trans (BST) di Solo dipastikan tetap dan belum mengalami kenaikan meski sejumlah harga BBM naik per 10 Juni 2026.
- Dishub Kota Solo dan pengelola BST menyebut belum ada arahan dari pemerintah maupun Kementerian Perhubungan terkait penyesuaian tarif BST.
- Armada BST menggunakan Biosolar yang harganya masih tetap Rp 6.800 per liter, sehingga kenaikan BBM nonsubsidi belum berdampak pada tarif transportasi umum di Solo.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Tarif Batik Solo Trans (BST) dipastikan masih tetap meski sejumlah harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan per 10 Juni 2026.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo menegaskan hingga saat ini belum ada rencana untuk menaikkan tarif transportasi umum tersebut.
Kepala UPT Transportasi Dishub Kota Solo, Agus Purnomo, mengatakan tarif BST masih berlaku seperti sebelumnya dan belum mengalami perubahan.
“Belum, (tarif BST masih) tetap,” jelas Agus melalui pesan singkat.
Senada dengan itu, Manager BST Muhammad Riza Nusyirwan mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada arahan terkait penyesuaian tarif, baik dari Dishub Kota Solo maupun Kementerian Perhubungan.
“Belum ada arahan dari dishub maupun kementrian. Jadi tarif masih sama,” terang Riza melalui pesan singkat.
BST Gunakan Biosolar yang Harganya Tidak Naik
Agus menjelaskan, salah satu alasan tarif BST belum mengalami penyesuaian karena armada bus menggunakan BBM jenis Biosolar.
Hingga saat ini, harga Biosolar masih tetap di angka Rp 6.800 per liter dan tidak terdampak kenaikan harga BBM terbaru.
Dengan kondisi tersebut, operasional BST masih berjalan normal tanpa adanya perubahan tarif bagi penumpang.
Baca juga: Harga BBM Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di SPBU se-Solo Raya
Sejumlah BBM Nonsubsidi Mengalami Kenaikan Harga
Sebelumnya, pemerintah menetapkan penyesuaian harga sejumlah BBM per 10 Juni 2026.
Beberapa jenis BBM nonsubsidi mengalami kenaikan cukup signifikan.
Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara Pertamax Green juga mengalami kenaikan dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter.
(*)
| Antrean di SPBU Sudimoro Boyolali Mengular hingga Jalan, Motor Buru Pertalite |
|
|---|
| Stok Terbatas, Pertalite Tetap Jadi Buruan Pengendara di Klaten |
|
|---|
| Petugas Jalur Pertalite Lebih Sibuk di SPBU Solo Usai Harga Pertamax Naik |
|
|---|
| Alasan Warga Tetap Isi Pertamax di SPBU se-Solo Raya Walau Harga Naik : Cepat, Tak Perlu Antre |
|
|---|
| Harga BBM Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di SPBU se-Solo Raya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Batik-Solo-Trans-BST-beroperasi-di-depan-Balai-Kota-Solo.jpg)