TOPIK
Penemuan Mayat di Karanganyar
-
Mayat yang ditemukan di Dusun Tegal, Desa/Kecamatan Jaten diduga meninggal dunia saat gowes.
-
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di pinggir Jalan Madukoro, tepatnya di Dusun Tegal RT 01 RW 02, Desa Jaten.
-
Penemuan jasad MS bermula ketika Suwarti (43), pemilik warung di seberang indekos, mencium bau menyengat.
-
Pemilik kos terkejut saat menemukan salah satu penghuninya berinisial MS (64) sudah meninggal dunia di dalam kamar.
-
Mayat yang ditemukan di Karanganyar diduga meninggal lantaran sakit. Korban diketahui memiliki riwayat sakit jantung.
-
Awal mula penemuan mayat di Kelurahan Jungke adalah saat adik dan tetangga korban mengecek rumah.
-
Bercak darah di mayat yang ditemukan di Karanganyar ternyata bukan karena luka. Namun, karena muntahan dari korban.
-
Salah seorang relawan mengatakan ditemukan bercak darah di bagian kepala korban.
-
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, dalam kurun waktu satu tahun, Sumiyem sudah 3 kali pergi dari rumah tanpa pamit.
-
Bripka Sakti menerangkan pengungkapan identitas korban awalnya menggunakan metode pencocokan sidik jari.
-
Perempuan tanpa identitas yang jasadnya ditemukan mengambang di Sungai Bengawan Solo sempat terlihat mondar-mandir.
-
Jenazah tanpa identitas ditemukan mengambang di aliran Sungai Bengawan Solo, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karangnyar.
-
Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Setiyono mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait identitas korban.
-
Saat hendak memancing, warga Ngringo melihat ada mayat yang mengambang di Sungai Bengawan Solo.
-
Mayat itu ditemukan mengambang di Sungai Bengawan Solo oleh warga yang sedang memancing ikan
-
Rumah Joko Siswoyo di Boyolali menjadi saksi bisu bertumbuhnya Guru MI tersebut. Dia menjadi korban pembunuhan rekannya karena utang.
-
Mendiang Joko Siswoyo dikenal sebagai sosok yang bicara seperlunya saat berada di tempat kerjanya.
-
Guru dan siswa di MI Al Islam 3 Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Boyolali mengirimkan doa untuk Joko Siswoyo. Semuanya merasa kehilangan guru Multitalenta
-
Keluarga Joko Siswoyo, Guru MI Boyolali yang jadi korban pembunuhan tak banyak berkata. Mereka mengaku ikhlas dan menyerahkan proses hukum ke Polisi.
-
Agus Fitrianto, salah satu tetangga mengaku mengenal almarhum sebagai pribadi yang baik.
-
Fakta Joko menjadi korban pembunuhan ditakutkan akan memperburuk kondisi kesehatan sang ibunda yang tengah mengidap penyakit stroke.
-
Sang ibunda terus meminta untuk dicarikan berita soal kematian Joko kepada pihak keluarga.
-
Warga Jagalan, Jebres, Solo itu diketahui merencanakan pembunuhan terhadap Joko Siswoyo (23), guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Boyolali.
-
Niatan untuk membunuh korban muncul ketika Agung mengetahui status WA korban dari rekannya.
-
Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy mengatakan korban dalam keadaan sekarat saat dikarungi
-
Agung memiliki utang pada korban sebesar Rp6 juta yang telah berbunga menjadi 13 juta.
-
Korban kemudian dibuang ke sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.
-
seorang pria berinisial G, saat ini masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang dari kepolisian dalam kasus ini.
-
Guru MI Al-Islam 3 Ngresep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali beridentitas Joko Siswoyo (23) itu ternyata merupakan korban pembunuhan
-
Joko Siswoyo Guru MI Al Islam 3 Ngesrep, Boyolali ternyata sudah absen dari sekolahnya sejak Rabu. Kemudian ditemukan meninggal pada kamis.