DPO Kejati Jabar yang Ditangkap di Solo Ternyata Kabur selama 2 Tahun usai Divonis Pengadilan Tinggi

Didi Supriyadi (48), buron Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) dalam kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipokor) tertangkap di Kota Solo.

DPO Kejati Jabar yang Ditangkap di Solo Ternyata Kabur selama 2 Tahun usai Divonis Pengadilan Tinggi
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Didi Supriyadi, terpidana Kejati Jabar digiring menuju ruang tahanan Kejari Solo, Jumat (9/11/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Didi Supriyadi (48), buron Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) dalam kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipokor) tertangkap di Kota Solo.

Ia ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) lantaran kabur usai divonis Pengadilan Tinggi Jabar pada 2016.

Diberitakan sebelumnya, Kejari Solo menangkap Didi di kos Green House Jalam Mundu 1, Kerten, Laweyan, Solo, kemarin Kamis (8/11/2018) malam.

Pertama Kali, UNS Solo Buka Posisi Calon Rektor dari Luar Kampus

Penangkapan terlaksana atas koordinasi Kejati Solo, Kejati Jabar, dan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kasi Eksekusi Kejati Jabar, Bambang Saputra menjelaskan, Didi melarikan diri usai divonis kasus korupsi Rp 1,95 miliar dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) ternak sapi.

"Dulu keputusan Pengadilian Tinggi Jabar terhadap terpidana adalah absensial, memang saat sedang persidangan terpidana tidak ditahan karena kooperatif," ucapnya.

Situasi berbalik, katanya, terpidana kabur saat Kejati mengupayakan banding dalam sidang lanjutan kasus Tipikor itu.

"Lalu kita nyatakan DPO atas nama Didi Supriyadi pada 2016," ungkapnya.

Kejari Solo Serahkan Koruptor Uang Negara Rp 1,95 Miliar ke Kejati Jawa Barat

Pihaknya mengucap terima kasih kepada Kejari Solo dan KPK atas kerjasama yabg terjalin baik hingga akhirnya terpidana tertangkap usai kabur selana dua tahun.

Diberitakan, Kepala Kejari Solo, Teguh Subroto menyampaikan, Didi ditangkap tanpa perlawanan di kos ekslusif Green House sekira pukul 23.00 WIB.

Atas penangkapan itu, Kejari menyita sejumlah barang bukti.

Seperti mobil, motor, telefon genggam, cincin, uang jutaan ruliah, hingga buku tabungan.

Kejari pun menyerahkan terpidana berikut barang buktu kepada Kejati Jabar untuk selanjutnya diprosses hukum. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved