Warga di Sukabumi Kaget, Asyik Ngopi di Kebun Tiba-tiba Ada 2 Macan Tutul Melintas, Diduga Kehausan

Dua ekor macan tutul di kebun dekat permukiman hebohkan warga Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, Jawa Barat.

Warga di Sukabumi Kaget, Asyik Ngopi di Kebun Tiba-tiba Ada 2 Macan Tutul Melintas, Diduga Kehausan
kompas.com
Petugas BBKSDA Jabar dan warga di depan saung kebun yang dilintasi dua ekor macan tutul di Kampung Cibutun, Desa Sangrawayang, Simpenan, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (31/10/2019) 

"Saya sempat dikejar. Namun alhamdulillah selamat. Saya sempat loncat tembok irigasi ini," tutur Cecep sambil menunjukkan tembok irigasi dengan ketinggian sekitar 1 meter di aliran Sungai Cibutun.

Hal senada diungkapkan Endang Surahmat (43) yang juga memiliki kebun semangka di desa setempat. Dia juga beberapa kali melihat dua ekor macan tutul yang melintas di kebun-kebun milik masyarakat.

Dipalak di Tengah Jalan, Sopir Truk di Simpang Macan Lindungan Palembang Tembak Pemalaknya

"Awalnya sama seperti Kang Cecep. Malam itu saya juga sedang ngopi di saung kebun saya. Tiba-tiba ada macan melintas. Selain malam itu, kembali melihat dan mendengar suara auman pada malam berikutnya," kata dia.

Untuk membuktikan macan tutul masuk ke areal kebun milik warga, Endang dan Cecep pun menunjukkan jejak-jejak kaki satwa karnivora tersebut yang masih terlihat di tanah.

Kepala Resor Sukabumi, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Barat Agus Miarso mengatakan, hasil klarifikasi dan identifikasi sementara, diketahui bahwa jejak kaki yang ditinggalkan bekas jejak macan tutul.

"Dilihat dari jejaknya dan hasil perbincangan dengan warga yang melihatnya, untuk sementara macan tutul," kata Agus.

Ucapannya tentang Syahrini Jadi Polemik, Lia Ladysta eks Trio Macan Dituding Panjat Sosial

Langkah berikutnya, BKSDA akan membentuk tim untuk mengidentifikasi keberadaan macan tutul dan akan memasang kamera di beberapa lokasi.

Hasil dari identifikasi nantinya akan dijadikan sebagai dasar mengambil tindakan berikutnya.

"Untuk sementara, daerah ini memang masuk daerah jelajah macan tutul, karena berada di pinggiran hutan. Namun, karena musim kemarau, macan ini mencari air minum," ujar Agus.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Ekor Macan Tutul Melintasi Kebun Warga di Sukabumi, Diduga Kehausan".

Penulis: Naufal Hanif Putra Aji
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved