Kasus Penganiayan di Solo Baru

Biaya Rumah Sakit Korban Penganiayaan di Solo Baru Ditanggung Pihak Perusahaan Mereka

Tujuh korban yang menjadi korban pengeroyokan merupakan karyawan yang saat kejadian sedang bekerja menjaga gudang Hepitos di ruko HA-19.

Biaya Rumah Sakit Korban Penganiayaan di Solo Baru Ditanggung Pihak Perusahaan Mereka
TribunSolo.com/Agil Tri
Ceceran darah di pintu yang diduga akibat penganiayaan di kompleks ruko Solo Baru di Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Minggu (1/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Biaya para pengobatan korban pengeroyokan di kawasan komplek ruko di Madegondo, Grogol, Sukoharjo, ditanggung oleh pihak perusahaan tempat mereka bekerja.

Tujuh korban yang menjadi korban pengeroyokan merupakan karyawan yang saat kejadian sedang bekerja menjaga gudang Hepitos di ruko HA-19, Minggu (1/12/2019).

Akibat peristiwa itu, enam orang mengalami luka-luka, dan satu orang bernama Adi Kelvin Wijaya (24) warga Malang, Jawa Timur meninggal dunia.

Dari enam orang yang luka-luka, Kastanto (26) dan Jupriyono (27), masih menjalani rawat di Rumah Sakit Indriyati Solo Baru.

Kasus Penganiayaan di Ruko Solo Baru Renggut Satu Nyawa, Polisi Periksa CCTV di Sekitar Ruko

Kronologi Penganiayaan di Ruko Solo Baru: Diduga Gara-gara Tersinggung Ditegur Korban

"Untuk biaya pengobatan, ditanggung oleh perusahaan," kata seorang korban bernama Agus Mistono (33), saat ditemui, Senin (2/12/2019).

Dia menuturkan, pimpinannya sudah menjenguk para korban di rumah sakit kemarin.

"Bos saya kemarin dari Malang langsung ke sini menjenguk," imbuhnya.

Saat ditemui di Rumah Sakit Indriyati, Solo Baru, Febri mengatakan masih merasakat sakit di bagian dada.

"Dada masih sakit, dan dibuat makan juga masih sakit, ini puasa dulu."

"Katanya mau rontgen dulu nanti," katanya.

Perkelahian Berbuntut Penganiayaan di Solo Baru Berujung Maut, Satu Tewas dan 3 Orang Luka-luka

BREAKING NEWS : Penganiayaan di Kompleks Ruko Solo Baru, TKP Masih Ada Bercak Darah & Serpihan Kaca

Sementara Jupri mengalami luka sayatan, yang mengakibatkan pergelangan tangan kirinya sobek.

Selain itu, jari manisnya juga patah.

Sementara korban meninggal saat ini sudah dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan, setelah menjalani autopsi di Rumah Sakit Moewardi Solo. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved