Breaking News:

Proyek Jalur Lingkar Sukoharjo

Begini Rencana Pembangunan Jalur Lingkar Timur di Sukoharjo yang Telan Anggaran Rp 300 Miliar

Pemkab Sukoharjo akan merealisasikan pembangunan Jalur Lingkar Timur (JLT) pada tahun ini.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
ilustrasi kemacetan : Kemacetan panjang saat jam pulang kerja terjadi di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (13/9/2013). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO -- Pemkab Sukoharjo akan merealisasikan pembangunan Jalur Lingkar Timur (JLT) pada tahun ini.

Menurut Sekda Sukoharjo, Agus Santosa, pembebasan lahan telah selesai dilakukan, sehingga Pemkab akan fokus pada pembangunan JLT. .

"2019 harusnya pembebasan lahan sudah selesai, dan sudah mulai pembangungan jalan," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (9/1/2019).

"Tapi pembebasan lahan ternyata waktunya panjang, sehingga pembangunan akan segera dilakukan tahun ini," ujar dia menekankan.

JLT ini akan memiliki panjang 29,8 kilometer, dari jalan Solo - Karanganyar yang berada di Palur, Mojolaban, hingga jalan Solo - Wonogiri di simpang tiga Songgorunggi, Nguter.

Jalur Lingkar Timur Sukoharjo Disebut akan Permudah Akses di Kawasan Industri Nguter dan Bendosari

Pembangunan Jalur Lingkar Selatan Molor, Pembebasan Lahan yang Lama Disebut Jadi Penyebab

Dikatakan, jalur tersebut akan menghubungkan Kecamatan Nguter, Bendosari, Polokarto hingga Mojolaban.

Pemkab Sukoharjo menyiapkan anggaran sebesar Rp 300 miliar untuk pembangunan ini.

Proyek JLT tahap satu direncanakan bakal dibangun sepanjang 5,9 kilometer dengan lebar jalan sekitar 18 meter.

Nantinya, JLT tersebut akan terhubung dengan jalur Sugihan-Paluhombo di Bendosari di mana masuk dalam proyek peningkatan jalan.

"Pembangunan bisa meningkatkan ekonomi atas jalur tersebut," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved