Breaking News:

Proyek Jalur Lingkar Sukoharjo

JLT Sukoharjo Diyakini Dukung Kawasan Industri, Tetapi Warga Berharap Pemkab Teliti Dampaknya

Pemkab Sukoharjo meyakini adanya Jalur Lingkar Timur (JLT) akan mendukung industri di kawasan Sukoharjo bagian timur.

Penulis: Agil Tri | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
PT RUM yang berada di Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Senin (25/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO -- Pemkab Sukoharjo meyakini adanya Jalur Lingkar Timur (JLT) akan mendukung industri di kawasan Sukoharjo bagian timur.

Mengingat JLT akan menghubungkuan empat Kecamatan, yakni Mojolaban, Polokarto, Bendosari dan Nguter.

Kepala Bidang (Kabid) Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT) Sukoharjo, Sri Hartati,
mengatakan Pemkab menawarkan Desa Mojorejo dan Manisharjo, Bendosari kepada investor asing untuk menjadi kawasan industri.

Wilayah Bendosari merupakan kawasan industri sesuai revisi peraturan daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah disahkan pada awal 2018.

"Investasi tetap difokuskan di zona industri Nguter yang diperluas ke wilayah Bendosari dan Polokarto dari 345 hektare menjadi 550 hektare," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (9/1/2019).

Saat ini di Kawasan Nguter terdapat dua pabrik besar yaitu PT RUM dan PT Delta Merlin.

Begini Rencana Pembangunan Jalur Lingkar Timur di Sukoharjo yang Telan Anggaran Rp 300 Miliar

Jalur Lingkar Timur Sukoharjo Disebut akan Permudah Akses di Kawasan Industri Nguter dan Bendosari

Harus Lihat Dampak

Salah seorang tokoh masyarakat dari Desa Mertan, Bendosari, Feri Kurniawan menyambut baik pembangunan JLT ini.

Namun dia menilai, Pemkab Sukoharjo juga harus tetap memperhatikan dampak positif dan negatifnya, seperti masalah industri.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved