Breaking News:

Warga Klodran Tolak Depo Sampah

Bupati Karanganyar Juliyatmono Minta Desa dan Warga Klodran Berembuk, Cari Alternatif Tempat Lain

Bupati Karanganyar Juliatmono merespon keluhan warga Dusun Mantren RT 02 RW 07, Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, yang menolak depo sampah.

TribunSolo.com/Reza Dwi Wijayanti
Bupati Karanganyar Juliyatmono. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Bupati Karanganyar Juliyatmono merespon keluhan warga Dusun Mantren RT 02 RW 07, Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar yang menolak depo sampah.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, sudah mengetahui soal polemik pembangunan depo sampah di Dusun Mantren RT 02 RW 07, Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar.

Atas Kejadian tersebut pihaknya sudah memerintahkan jajaran di bawahnya untuk melakukan pengecekan di lapangan.

"Sudah saya perintahkan Camat Colomadu untuk cek itu," terang dia kepada TribunSolo.com, Jumat (10/1/2020).

Pihaknya menyarankan warga untuk berembuk dan bisa dicarikan lokasi lain.

"Diajak remukan dulu dan bisa cari lokasi laim," harapnya.

Warga Menolak

Sebelumnya, warga Klodran berang dengan sikap Pemdes yang diduga 'sembunyi-sembunyi' membangun depo sampah.

Pemdes Klodran Diminta Tiru Tempat Pengelolaan Sampah di Desa Paulan yang Jauh dengan Permukiman

Begini Tanggapan Mantan Camat Colomadu Soal Penolakan Pembangunan Depo Sampah di Klodran

Apalagi lokasi yang dipilih berada di lingkungan warga dan tepian anak Sungai Bengawan Solo, yakni Kali Pepe tepatnya di Dusun Mantren RT 02 RW 07, Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Bahkan Dusun Bendungan RT 04 RW 06 juga ikut menolak depo sampah tersebut.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved