Ojol Maxim Terancam Diblokir

Wacana Pemblokiran Aplikasi Maxim, Dishub Solo Sebut Tunggu Komando Pusat, Ini Alasannya

Dishub Solo masih menunggu komando pusat soal tindakan yang harus dilakukan terkait kasus penyedia aplikasi ojek online, Maxim.

Wacana Pemblokiran Aplikasi Maxim, Dishub Solo Sebut Tunggu Komando Pusat, Ini Alasannya
TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Perwakilan driver ojol di Solo mendatangi Kantor Dishub Solo Jumat (20/12/2019), untuk menuntut agar Dishub mencabut izin operator ojol Maxim karena tarifnya terlalu murah. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Perhubungan (Dishub) Solo masih menunggu komando pusat soal tindakan yang harus dilakukan terkait kasus penyedia aplikasi ojek online, Maxim.

Maxim telah mendapatkan surat peringatan dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Selasa (21/1/2020).

Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno menyampaikan pihaknya tidak memiliki kewenangan apapun soal kasus tersebut.

"Kami tidak punya kewenangan apa-apa," tutur Hari kepada TribunSolo.com, Kamis (23/1/2020).

"Tidak diberi kewenangan apapun, secara legalitaspun tidak ada," imbuhnya menegaskan.

Para Aplikator Ojek Online Kumpul 24 Januari Mendatang, Maxim Siap Suarakan Saran Ketentuan Tarif

Terima Surat Peringatan Kominfo, Maxim Tegaskan Masih Beroperasi Normal Termasuk di Solo

Masalah Maxim sudah menjadi kewenangan pusat bukan lagi daerah.

"Masalah di daerah kemudian dilempar ke pusat, lali ditindaklanjuti apakah ada sanksi atau tidak pusat yang memutuskan," kata Hari.

Dishub Solo memilih menunggu komando pusat untuk tindak lanjut kasus Maxim.

"Kita hanya menunggu saja," ujar Hari.

"Semuanya ada di pusat," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved