Berita Solo Terbaru

Tak Mau Salam Perguruan Silat, Pria Ini Babak Belur Dihajar 5 Orang di Toilet Tempat Karaoke Jebres

Lima orang diamankan Polsek Jebres Solo lantaran melakukan pengeroyokan pada RY warga Mojosongo.

Tak Mau Salam Perguruan Silat, Pria Ini Babak Belur Dihajar 5 Orang di Toilet Tempat Karaoke Jebres
TribunSolo.com/Ryantono Puji
Pelaku pengeroyokan saat digelandang di Polsek Jebres. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Lima orang diamankan Polsek Jebres Solo lantaran melakukan pengeroyokan pada RY warga Mojosongo.

Kejadian pengeroyokan tersebut dilakukan pada Kamis (20/2/2020) lalu.

Lima tersangka ini yakni tiga orang warga Jebres berinisial GS (20), RG (23) dan RA (21), sementara dua orang lainnya DP (20) warga Tasikmadu Karanganyar dan SW (33) warga Kabupaten Tuban, Jatim.

Para tersangka ini awalnya mau merayakan ulang tahun dari rekan mereka di lokasi karaoke di wilayah Jebres.

Dukung Purnomo-Teguh, Pelita Jebres Sebut Solo Butuh Pemimpin Berpengalaman

"Dimulai saat para tersangka ini berkaraoke rayakan ulang tahun," terang Kapolsek Jebres Kompol Juliana, Jumat (21/2/2020).

Tiba-tiba RY datang bersama beberapa orang lain juga ke lokasi tersebut dengan menggunakan kaus identitas perguruan silat tertentu.

Melihat identitas perguruan silat yang sama, SW satu tersangka memberikan kode khas perguruan silat tersebut.

Namun, RY tidak merespon kemudian ditanyakan juga soal kepengurusan, gerakan silat namun korban tidak hafal.

"Itu akhirnya korban diajak ke kamar mandi untuk diintrogasi," papar Kompol Juliana.

Bacok Kepala Tetangga Hanya Gara-gara Burung, Pria Asal Jebres yang Buron 2 Tahun Kini Ditangkap

Lantaran tidak bisa menjawab pertanyaan yang diberikan RY kemudian dikroyok sampai wajahnya terluka parah dan sempat tidak sadarkan diri.

Kompol Juliana mengatakan, motif pengeroyokan tersebut adalah lantaran RY dikira pesilat gadungan.

Padahal lanjut dia, RY juga anggota perguruan silat yang sama.

"Lima tersangka pengeroyokan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiyaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," terang dia. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved