Info Kesehatan
Sudah Lakukan Diet Keto Tapi Berat Badan Tak Kunjung Turun, Ternyata Ini Alasannya
Jika kamu mengalaminya dan merasa diet keto tidak bisa memberimu hasil penurunan berat badan, alasan berikut mungkin bisa menjadi penyebabnya.
TRIBUNSOLO.COM - Diet keto hingga saat ini masih menjadi salah satu pola diet paling populer yang juga diikuti oleh banyak selebriti dan tokoh-tokoh lainnya.
Diet yang mempromosikan pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat itu banyak diklaim sebagai salah satu pola diet paling sukses bagi banyak orang, meskipun masih ada pro dan kontra terkait diet ini.
Tak sedikit orang yang sudah menjalankan diet ini tetapi hasilnya tak sesuai harapan.
Jika kamu mengalaminya dan merasa diet keto tidak bisa memberimu hasil penurunan berat badan, alasan berikut mungkin bisa menjadi penyebabnya.
• 7 Daftar Menu Sarapan yang Bisa Bikin Tubuh Gemuk, Hindari Jika Anda Sedang Diet
• 5 Cara Mudah Mengobati Asam Urat di Rumah, Salah Satunya Jaga Berat Badan dengan Diet yang Tepat
1. Makan terlalu banyak atau terlalu sedikit
Menjalani diet keto berarti kamu harus mulai mengukur makanan dalam jumlah makro dan sebagian orang mungkin kesulitan untuk membiasakan diri.
Jika tidak berpatokan pada ukuran porsi yang ditentukan, kamu akan cenderung membuat kesalahan dengan makan terlalu banyak atau terlalu sedikit dari jumlah yang dibutuhkan.
Mungkin juga kamu mengonsumsi lebih banyak karbohidrat daripada yang diperlukan, atau lebih banyak lemak.
Atau bisa juga kamu mengonsumsi terlalu banyak protein karena ingin mendorong ketosis (proses pembakaran lemak untuk mendapatkan energi alih-alih karbohidrat).
Setiap kesalahan ini dapat memperlambat metabolisme tubuh dan membuat tubuh lebih sulit untuk melepaskan lemak yang tersimpan. Inilah yang menggagalkan setiap kemajuan yang mungkin kamu capai.
2. Stres
Stres akan mengurangi produktivitas dan memperlambat kita, yang mana juga akan berdampak pada kebiasaan pola makan.
Stres mempercepat produksi kortisol dalam tubuh, yang pada gilirannya, mengirimkan sinyal tubuh untuk memperlambat pelepasan lemak dan justru mempertahankannya.
Tingkat stres yang tidak terkelola juga dapat memicu resistensi leptin dalam tubuh.
Selama periode waktu tertentu, kondisi itu memengaruhi keseimbangan hormon dan bisa berkontribusi dalam memperlambat penurunan berat badan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/diet-keto-dan-puasa.jpg)