Breaking News:

Virus Corona Wonogiri

Bupati Jekek Akui Warga Perantauan di Jakarta Pilih Pulang Kampung ke Wonogiri karena Imbas Corona

Puluhan ribu masyarakat Kabupaten Wonogiri yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya mulai melakukan arus mudik lebih dini.

Penulis: Agil Tri | Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Jumat (29/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Puluhan ribu masyarakat Kabupaten Wonogiri yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya mulai melakukan arus mudik lebih dini.

Padahal, Hari Raya Idul Fitri masih akan berlangsung sekitar dua bulan lagi.

Dari tanggal 15 sampai 26 Maret 2020, tercatat sudah ada 20.245 pemudik yang tiba di Terminal Induk Tipe A Giri Adipura Wonogiri.

Pemkab Wonogiri Kesulitan Lakukan Tracking Sopir Bus yang Positif Corona

Menurut Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, arus mudik ini tidak bisa dipisahkan dari kultur budaya masyarakat Wonogiri.

"Mudik ini menjadi potret kultur sosial kami, karena sebanyak 28 persen atau sekitar 300 ribu masyarakat Wonogiri sebagai perantau (kaum boro)," katanya saat ditemui di kantor Dinas Bupati Wonogiri, Jumat (27/3/2020).

Untuk menyambut arus mudik dini ini, Pemkab Wonogiri telah menyiapkan SDM yang tergabung dari Gugus Tugas Covid-19, baik ditingkat kabupaten hingga RT.

Hand Sanitizer di RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Banyak yang Hilang, Diduga Dicuri Orang

"Sikap kami tentu welcome, kami memberikan upaya antisipasi, dengan melakukan skrining diawal," jelasnya.

Skrining juga akan dilakukan di tingkat RT masing-masing, dengan memberdayakan ketua RT/RW, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda setempat.

Skrining di tingkat RT ini sekaligus untuk mendata setiap pemudik yang tiba di kampung halaman mereka.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved