5 Risiko Kesehatan Akibat Duduk Terlalu Lama, Obesitas hingga Meningkatkan Risiko Kanker
Terkait pencegahan virus corona banyak perusahaan yang mengijinkan karyawannya untuk bekerja di rumah atau work from home.
TRIBUNSOLO.COM - Terkait pencegahan virus corona banyak perusahaan yang mengijinkan karyawannya untuk bekerja di rumah atau work from home.
Dengan berdiam dirumah dan melakukan pekerjaan dirumah, tentunya kita akan menghabiskan waktu untuk duduk terlalu lama didepan komputer.
• Salat Id Dilakukan Sendiri di Rumah, Bagaimana Hukumnya?
Duduk terlalu lama ternyata bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.
Hal ini bisa terjadi karena kurangnya aktivitas fisik ketika duduk terlalu lama.
Lalu, gangguan kesehatan apa saja yang disebabkan oleh duduk terlalu lama?
Berikut ini adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh duduk terlalu lama.
- Degenerasi otot
Selain itu, duduk terlalu lama juga akan menyebabkan sakit pinggang karena otot-otot di bagian pinggang akan menjadi kaku dan bergerak sangat terbatas.
Sakit pinggang juga akan menurunkan mobilitas otot yang dapat menyebabkan orang akan terjatuh saat berjalan.
- Kadar kolesterol meningkat
Sebuah penelitian di Australia menemukan bahwa duduk 2 jam akan meningkatkan kadar trigliserida hingga 11% dibandingkan dengan berdiri.
Hal ini juga berpengaruh dengan kolesterol dalam tubuh dan risiko penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol.
• Penelitian Monash University Sebut Obat Kutu Bisa Hancurkan Virus Corona, Dijual Bebas di Apotek
- Obesitas
Duduk terlalu lama juga dapat menyebabkan obesitas karena kadar trigliserida dalam tubuh tidak banyak digunakan menjadi energi sehingga dapat menyebabkan obesitas.
Menurut penelitian, orang yang mengalami obesitas adalah orang yang duduk lebih lama dibandingkan orang yang memiliki berat badan normal.
- Memperlambat pencernaan
Jika setelah makan siang lalu kita langsung kembali duduk dibelakang meja, itu akan memperlambt pencernaan.
Duduk terlalu lama akan menyebabkan isi perut tertekan dan memprlambat proses pencernaan.
Dengan pencernaan yang lambat, keluhan lain bisa ditimbulkan seperti perut kram, kembung, konstipasi dan ketidakseimbangan mikroba baik yang membantu pencernaan.
- Meningkatkan risiko kanker
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-bekerja-di-rumah.jpg)