Breaking News:

5 Risiko Kesehatan Akibat Duduk Terlalu Lama, Obesitas hingga Meningkatkan Risiko Kanker

Terkait pencegahan virus corona banyak perusahaan yang mengijinkan karyawannya untuk bekerja di rumah atau work from home.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
(DragonImages)
Ilustrasi bekerja di rumah 

TRIBUNSOLO.COM - Terkait pencegahan virus corona banyak perusahaan yang mengijinkan karyawannya untuk bekerja di rumah atau work from home. 

Dengan berdiam dirumah dan melakukan pekerjaan dirumah, tentunya kita akan menghabiskan waktu untuk duduk terlalu lama didepan komputer. 

Salat Id Dilakukan Sendiri di Rumah, Bagaimana Hukumnya?

Duduk terlalu lama ternyata bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. 

 

Hal ini bisa terjadi karena kurangnya aktivitas fisik ketika duduk terlalu lama. 

Lalu, gangguan kesehatan apa saja yang disebabkan oleh duduk terlalu lama? 

Berikut ini adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh duduk terlalu lama. 

  • Degenerasi otot
Duduk terlalu lama akan menyebabkan degenerasi otot atau pelemahan otot.

Selain itu, duduk terlalu lama juga akan menyebabkan sakit pinggang karena otot-otot di bagian pinggang akan menjadi kaku dan bergerak sangat terbatas.

Sakit pinggang juga akan menurunkan mobilitas otot yang dapat menyebabkan orang akan terjatuh saat berjalan.

  • Kadar kolesterol meningkat 
Ilustrasi
Ilustrasi (Medical News Today)

Sebuah penelitian di Australia menemukan bahwa duduk 2 jam akan meningkatkan kadar trigliserida hingga 11% dibandingkan dengan berdiri.

Hal ini juga berpengaruh dengan kolesterol dalam tubuh dan risiko penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol.

Penelitian Monash University Sebut Obat Kutu Bisa Hancurkan Virus Corona, Dijual Bebas di Apotek

  • Obesitas
Obesitas
Obesitas (netdoktor.se)
Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved