Breaking News:

Solo KLB Corona

Gelontor Rp 64,5 Miliar untuk Penanganan Covid-19, Pemkab Sukoharjo Akan Beri Sembako pada 62.000 KK

Pemkab Sukoharjo menambah alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 dengan menggelontor Rp 64,5 miliar.

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
ILUSTRASI : Palang penutup jalan karena pandemi Corona di Desa Juron, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Senin (6/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO. COM, SUKOHARJO - Pemkab Sukoharjo menambah alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19.

Menurut Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, Agus Santosa, Pemkab menyiapkan anggaran sebesar Rp 62,5 miliar.

Sementara Sekwan DPRD sukoharjo, menambahkan anggaran sebesar Rp 2 miliar.

"Totalnya Rp 64,5 miliar untuk menangani yakni kesehatan, dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial (JPS)," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (9/4/2020).

Untuk JPS akan diberikan dalam bentuk sembako senilai Rp 200 ribu per KK.

Rayakan Paskah saat Corona, Kevikepan Solo Imbau Umat Katolik Ikuti Live Streaming, Ini Petunjuknya

"JPS akan diberikan untuk empat bulan ke depan yakni April, Mei, Juni dan Juli," aku dia.

"Dengan sasaran skala prioritas warga yang rentan terdampak Covid19 mengacu pada basis data terpadu (BDT) warga kurang mampu," imbuh Agus.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Sukoharjo, RM Suseno Wijayanto, pihaknya akan melakukan validasi ulang untuk penerima manfaat dalam program JPS.

Cerita Hotel Berbintang di Sukoharjo Dihantam Corona, Dulu Raup Rp 6 M/Bulan, Kini Hanya Rp 200 Juta

"Berdasarkan BDT, jumlah warga penerima manfaat program sosial sekitar 62 ribu kepala keluarga (KK)," jelasnya.

Meski begitu, Pemkab akan melakukan validasi ulang terkait warga yang benar-benar terdampak virus Corona.

Pandemi Corona Belum Berhenti, Pemkab Sukoharjo Perpanjang Belajar di Rumah Sampai 30 April 2020

Terpisah, Ketua Fraksi PKS DPRD Sukoharjo, Moh Samrodin mengaku menyambut baik langkah Pemkab Sukoharjo memberikan solusi dengan alokasi anggaran untuk penanganan dampak wabah Covid-19.

"Kami siap mengawal pengalokasian anggaran tersebut untuk penerima manfaat berupa APD dan Sembako ini supaya benar-benar tepat sasaran," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved