Virus Corona

Amerika Serikat Jadi Negara Terbanyak Kasus Corona, Begini Suasana Ramadhan di Negeri Paman Sam

Menurut Emil, situasi di Virginia masih tegang karena belum adanya vaksin untuk menangkal virus corona dan belum adanya keputusan pasti pemerintah.

The New York Times/Dave Sanders
Beberapa rumah duka di AS kewalahan untuk mengumpulkan jenazah korban virus corona, dan memaksa rumah sakit seperti Rumah Sakit Brooklyn untuk menyimpannya di trailer berpendingin. 

TRIBUNSOLO.COM - Hari ini bulan suci Ramadhan memasuki hari ketiga untuk berpuasa, Minggu (26/4/2020).

Seluruh umat muslim di dunia kini telah bersama-sama menjalankan syariat Islam bagi para pemeluknya.

Petugas Pakai APD,Ibu & Bayi di Klaten Dimakamkan Satu Liang Lahat dengan Prosedur Penanganan Corona

Cerita Para Pemudik yang Tertangkap Saat Cari Jalan Tikus, Terpaksa Putar Balik

Namun bagi sebagian besar masyarakat momen Ramadhan kali ini tentu berbeda dari biasanya.

Kini masyarakat masih harus bersama-sama melawan pandemi corona seperti sekarang ini.

Termasuk para muslim yang sedang berada di negara terbanyak kasus corona Amerika Serikat.

Menurut data Johns Hopkins University (JHU) per Minggu (26/4/2020) pukul 10.30 WIB.

Kasus virus corona di Amerika Serikat telah tembus di angka 938.154 kasus positif.

Sedangkan untuk korban meninggal sebanyak 53.789 orang, dan yang berhasil sembuh sebanyak 100.721 kasus.

Lalu bagaimana puasa di Amerika di  tengah pandemi corona seperti sekarang ini?

Dikutip dari YouTube Kompas TV pada acara Kompas Sahur, sebuah momen berbeda dialami saah satu Warga Negara Indonesia (WNI) Emil Ranakusuma di Virginia yang merupakan negara bagian dari Amerika Serikat

Menurut Emil, situasi di Virginia masih tegang karena belum adanya vaksin untuk menangkal virus corona dan belum adanya keputusan pasti pemerintah.

Ia pun merasa pasrah dengan kondisi saat ini yang dirasa berbeda dari ramadhan sebelumnya.

Untuk fasilitas peribadatan muslim di Virginia ada kesepakatan warga muslim jika untuk ibadah dilakukan di rumah untuk menghindari kerumunan.

 "Kita sepakat semua salat jumat ditiadakan, tarawih juga ditiadakan, di rumah saja karena kita butuh seperti itu" ujarnya.

Mobil Baru Ini Gagal Meluncur di GIIAS 2020 Dampak Corona: Dari Fortuner Sampai Pajero Sport

Lalu untuk menyiasati sahur dan buka puasa Emil tetap keluar untuk mendapatkan makanan.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved