Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Solo KLB Corona

Hoaks, Pesan Berantai Sebut Ada 7 Orang Meninggal dalam Sehari di RSUD Dr Moewardi, Ini Faktanya

Pihak RSUD Dr Moewardi Solo menampik pesan berantai yang sebut 7 pasien meninggal dunia dalam sehari di RSUD DR Moewardi.

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Adi Surya Samodra
ISTIMEWA/ Tangkapan Layar Pesan WA
Foto yang menampilkan petugas berpakaian APD lengkap yang dilengkapi tulisan ''Seleksi alam dimulai !! 7 Nyawa Dalam 24 Jam'. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Beredar sebuah pesan berantai tentang 7 orang meninggal dunia dalam sehari di RSUD Dr Moewardi Solo di aplikasi pesan WhatsApp.

Pesan tersebut menggunakan foto 4 orang berpakaian alat pelindung diri (APD) yang berbaring di lantai. 

Adapun sebuah mobil jenazah bertulisan RSUD Dr Moewardi terparkir di belakang meraka. 

Selain itu, foto tersebut dilengkapi dengan caption bertulisan 'seleksi alam dimulai !! 7 Nyawa Dalam 24 Jam' dengan emoticon menangis.

Sebanyak 109 Tenaga Medis RSUD Ogan Ilir Dipecat di Tengah Wabah Corona, Ternyata Ini Alasannya

34 Artis Buat Video Kompilasi Baca Alquran, Ada Baim Wong, Raffi Ahmad, Teuku Wisnu hingga Irwansyah

Tulisan tersebut tidak menjelaskan secara pasti pasien apa yang dimaksud. 

Kepala Sub Bagian Hukum dan Humas RSUD Dr Moewardi, Eko Haryati menuturkan, tulisan yang terdapat dalam foto itu tidak benar alias hoaks.  

Tidak ada 7 pasien atau pasien corona yang meninggal dalam 24 jam di RSUD Dr Moewardi. 

"Tidak ada kabar itu, tidak benar hoax," kata Eko, Kamis (21/5/2020). 

Pihaknya meminta pihak yang tidak bertanggung jawab atas kabar tersebut tidak membuat resah. 

"Itu tidak benar dan buat resah," ucap Eko. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved