Solo KLB Corona

Hasil Rapid Test Massal di Joyotakan Solo : 6 Warga Reaktif, 241 Negatif & Jalani Karantina Mandiri

Hasil rapid test sebanyak 247 warga Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Solo sudah keluar.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi: RAPID TES DRIVE THROUGH - Petugas medis Rumah Sakit Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya (RKZ) memberi layanan rapid test COVID-19 secara drive through yang pertama di Surabaya, Selasa (21/4). Peserta rapid test drive through cukup duduk di atas kendaraan dan tim laboratorium RKZ yang akan mengambil sampel darah. Proses berlangsung tak lebih dari 10 menit dan hasil lab dikirim via email maksimal 2 jam kemudian. Biaya rapid test drive through di RKZ ini dibanderol dengan harga Rp 398 ribu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Hasil rapid test sebanyak 247 warga Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Solo sudah keluar.

Ratusan warga tersebut diduga memiliki riwayat kontak erat dengan 3 pasien yang terkonfirmasi positif Corona pada 7 Mei dan 17 Mei 2020.

Mereka telah diambil sampel darah untuk uji rapid test Rabu (20/5/2020) oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani menyampaikan sebanyak enam warga dinyatakan reaktif dalam uji rapid test tersebut.

Pedagang Pasar Wates Ini Menangis Terisak Ketika Rapid Test, Khawatir Kalau Positif

Gas Elpiji 3 Kg Dicuri, Mbah Topo Ikhlaskan Maling Bawa Anak, Meski Jualan Merosot di Tengah Corona

"Ada enam warga yang dinyatakan reaktif dan akan menjalani uji swab untuk memastikan," terang Ahyani, Kamis (21/5/2020).

"Pengambilan sampel swab akan dilakukan dalam waktu dekat, itu harus segera ditindak lanjuti," imbuhnya menegaskan.

Warga yang hasil rapid testnya menunjukkan non-reaktif tetap diminta untuk menjalankan karantina mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing.

"Mereka tetap harus menjalankan karantina mandiri, kami sudah survei rumahnya dan memungkinkan," kata Ahyani.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih menegaskan 6 warga yang hasil rapid testnya menunjukkan reaktif tetap harus menjalani uji swab.

Halaman
123
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved