Pilkada Solo 2020
PDIP Lebih Pilih Gibran Anak Jokowi, Hari Ini Achmad Purnomo Tetap Ngantor, Begini Penampakannya
Achmad Purnomo masih melakukan aktivitasnya sebagai Wakil Wali Kota Solo menjelang pengumuman resmi keputusan rekomendasi PDIP.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Achmad Purnomo masih melakukan aktivitasnya sebagai Wakil Wali Kota Solo menjelang pengumuman resmi keputusan rekomendasi PDI Perjuangan untuk Pilkada Solo 2020.
Dari pantauan TribunSolo.com, Purnomo masih berada di kantornya sekira pukul 09.11 WIB dan memakai baju batik Korpri.
Ia mengatakan dirinya hari ini bakal menjalani uji rapid maupun swab PCR lantaran dirinya baru saja tiba dari Jakarta yang notabene zona merah Covid-19.
Seperti diketahui, Purnomo sempat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Kamis (16/7/2020).
"Hari ini nanti rencananya mau tes swab," kata Purnomo, Jumat (17/7/2020).
• Rekomendasi PDIP Pilkada Sukoharjo Bocor, Tampilkan Nama Etik-Agus, Henry Indraguna: Itu Belum Resmi
• BREAKING NEWS: Pakai Pajero Sport, Gibran-Teguh Berangkat Semobil Ambil Rekomendasi PDIP ke Semarang
Purnomo menuturkan telah mengetahui bila dirinya tidak mengantongi restu Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri untuk berlaga di Pilkada Solo 2020.
Itu diketahuinya tidak langsung dari Megawati tetapi dari bibir Jokowi saat pertemuan di Istana Merdeka.
"Sudah tahu, kemarin dipanggil presiden pukul 11.30 WIB, saya ke Jakarta dipanggil pak Jokowi katanya kangen sama saya," tutur Purnomo
"Terus kami ngobrol-ngobrol, pak Jokowi cerita yang dapat rekomendasi putranya Gibran dengan Teguh," tambahnya.
• Cerita Achmad Purnomo Dipanggil Jokowi ke Istana karena Kangen, Rupanya Diberitahu PDIP Usung Gibran
• Purnomo Dipanggil ke Istana, Jokowi Cerita yang Dapat Rekomendasi Pilkada Solo 2020 Adalah Gibran
Purnomo mengaku ia akan fokus melakukan kegiatan sosial dan mengembangkan bisnis apabila tak terpilih jadi kepala daerah Kota Solo.
"Kembali lagi ke bisnis dan kegiatan sosial, tapi lebih banyak kegiatan sosial," aku dia.
"Dari dulu sebetulnya saya aktifnya ndak di partai politik tapi di kegaiatan sosial di PMI, Amal Sahabat, dan Kagama," tandasnya. (*)