Satu Keluarga Tewas di Baki

UPDATE Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Baki Sukoharjo, Berkas Perkara Dikebut Agar Segera Disidangkan

Berkas perkara dari kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo dikebut.

TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Penampakan pelaku pembunuhan satu keluarga Henry Taryatmo (41) yang menghabisi 4 nyawa sekaligus saat reka ulang di Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Berkas perkara dari kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo dikebut.

Kasat Reskrin Polres Sukoharjo, AKP Muhammad Alfan menerangkan, saat ini pihaknya masih merampungkan kelengkapan berkas perkara.

"Kita masih melengkapi berkas perkaranya," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (8/9/2020).

"Setelah lengkap, kita akan segera menimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari)," imbuhnya.

Pesilat Cilik di Sukoharjo yang Tewas Ternyata Dipukul Bertubi-tubi dan Digebuk Toya hingga Kejang

Pengacara Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Baki Sukoharjo Yakin Pelaku Merencanakan Aksinya

Polres Sukoharjo sendiri juga telah melakukan rekonstruksi dari kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka bernama Henry Taryatmo (41).

Dari hasil rekonstruksi tersebut, menguatkan jika tersangka menghabisi keluarga Suranto seorang diri, dengan menggunakan sebuah pisau dapur.

Setelah melakukan aksi pembunuhan keji itu, tersangka kemudian membuang barang bukti ke sejumlah tempat.

Kemudian tersangka juga mengambil dan menjual mobil milik korban.

Sudah Direncanakan

Dari hasil rekonstruksi tersebut, kuasa hukum keluarga korban Christiansen Aditya, yakin pelaku sempat merencanakan aksi pembunuh keluarga Suranto tersebut.

Dia memperkirakan, Henry Taryatmo (41), merencanakan aksinya saat menunggu ojek online yang dipesan pelaku.

"Pelaku merencakan dan mikirkan aksi membunuh itu saat dia menunggu diruang tamu," katanya.

Terungkap, Niat Membunuh 1 Keluarga di Baki Muncul saat Pelaku Bermain Game dan Teringat Utangnya

Kesaksian Tersangka : Ide Membunuh Sekeluarga di Baki Sukoharjo Muncul saat Main Game Online

"Waktu pelaku untuk berfikir itu sangat banyak saat dia (Henry) di ruang tamu dan di teras," imbuhnya menekankan.

Aditya tak yakin jika saat itu pelaku sedang bermain game, kemudian mengambil pisau dapur milik Suranto.

"Pisau itu diambil dan disembunyikan di belakang," ucapnya.

"Sebenarnya ada waktu bagi pelaku untuk membatalkan niatnya itu, tapi dia tetap melakukan pembunuhan itu," tambahnya.

Aditya meyakini, saat Henry melakukan aksi pembunuhan keluarga Suranto itu, pelaku dalam keadaan yang sehat, atau tidak dalam keadaan gangguan kejiwaan.

"Maka unsur pembunuhan berencana bisa dikenakan pelaku dalam aksi pembunuhan tersebut," jelasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved