Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Sejumlah Desa di Klaten Alami Kekeringan, BPBD Sebut Jumlahnya Menurun dari Tahun Lalu

Dari data yang dimiliki BPBD Kabupaten Klaten, hingga saat ini kekeringan sudah melanda 13 Desa di lima Kecamatan. Namun, jumlah tersebut disebut meng

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Agil Tri
Istimewa
Ilustrasi dropping air 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sejumlah daerah di Klaten telah mengalami kekeringan dan krisis air bersih di musim kemarau ini.

Dari data yang dimiliki BPBD Kabupaten Klaten, hingga saat ini kekeringan sudah melanda 13 Desa di lima Kecamatan.

Namun, jumlah tersebut disebut mengalami penurunan dari tahun lalu.

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta, pada tahun lalu terdapat 42 desa dari 9 kecamatan yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau.

"Kalau saat ini, baru 13 desa di 5 kecamatan yang terdampak kekeringan," kata dia.

Dia mengatakan, adanya penurun daerah yang mengalami kekeringan ini disebabkan karena Kabupaten Klaten mengalami cuaca kemarau Basah.

"Tahun ini dikenal dengan kemarau basah sehingga jumlah desa yang mengalami kekeringan menjadi penurunan," ujar Haris.

13 Desa di Klaten Alami Kekeringan, BPBD Sudah Salurkan 4 Juta Liter Air Bersih Sejak Agustus 2020

Sekjen MUI Usulkan Pilkada 2020 Ditunda, Kasus Covid-19 yang Belum Mereda Jadi Alasannya

Corona Klaten Meroket, Tambah 28 Kasus Positif Baru

Warga Cawas Klaten, Ini Identitas Pengendara Vixion yang Meninggal saat Kecelakaan Maut di Grogol

Untuk membantu masyarakat yang terdampak, BPBD telah mulai melakukan distribusi air bersih ke wilayah kekeringan.

"Sampai Jumat kemarin, total droping air sudah sebanyak 393 tangki air bersih," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved