Info Kecantikan

Cara Mudah dan Efektif Turunkan Berat Badan Setelah Melahirkan, Tidur Cukup hingga Minum Air Putih

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology, pertambahan berat badan saat hamil terbagi dari bayi, cairan

Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
(katiko-dp)
Ilustrasi menimbang berat badan 

TRIBUNSOLO.COM – Bertambahnya berat badan selama kehamil adalah hal yang normal.

Sebenarnya kenaikan berat badan selama kehamilan sangatlah penting bagi kesehatan jangka panjang dan bayi.

Namun, biasanya berat badan wanita bertambah ketika memasuki bulan-bulan akhir di masa kehamilan.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology, pertambahan berat badan saat hamil terbagi dari bayi, cairan ketuban, plasenta, darah, jaringan payudara, pembesaran rahim dan lemak.

Rajin Olahraga Malah Bikin Berat Badan Naik, Ternyata Ini yang Terjadi

Benarkah Mengonsumsi Kacang-kacangan dan Biji-bijian Bisa Turunkan Berat Badan? ini Penjelasannya

Awal Menikah 2015 Pernah Beli Rumah Pakai KPR, Tapi Kini Gibran Tempati Rumah Besar yang Dibeli Cash

Melansir dari Boldsky, wanita hamil sebaiknya mengalami kenaikan berat badan antara 11,5 hingga 16 kg.

Namun, jika berat badan melebihi batas tersebut bisa menyebabkan proses kelahiran dengan Caesar karena bayi lahir terlalu besar.

Tidak menjaga berat badan setelah hamil bisa menyebabkan obesitas hingga masalah kesehatan lainnya.

Jadi sebaiknya turunkan berat badan untuk menghindari risiko gangguan kesehatan.

Dirangkum dari Boldsky, berikut cara menurunkan berat badan setelah melahirkan.

Ilustrasi ibu dan bayi.
Ilustrasi ibu dan bayi. (SHUTTERSTOCK)

1. Menyusui

Beberapa penelitian mengungkapkan jika menyusui bisa membantu menurunkan berat badan.

Namun, selama tiga bulan pertama biasanya berat badan belum mengalami banyak perubahan karena masih mengalami peningkatan asupan kalori dan penurunan aktivitas.

Selain itu, menyusui selama enam bulan pertama bisa memberikan nutrisi, memperkuat kekebalan tubuh dan menurunkan risiko penyakit pada bayi.

2. Minum air putih

Tetap menjaga tubuh agar terhidrasi adalah hal yang sangat penting karena bisa meningkatkan produksi ASI.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved