Breaking News:

Tak Ada Garansi Pilkada 2020 Aman dari Covid-19, Masyarakat Perlu Diberi Pemahaman

Tidak ada yang bisa menjamin pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 bebas dari penyebaran Covid-19.  Tonang mengatakan, meski Pilkada.

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Freepik
ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Rahmat Jiwandono 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tidak ada yang bisa menjamin pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 bebas dari penyebaran Covid-19. 

"Karena mau ada Pilkada atau tidak, saat beraktivitas sehari-hari pun berisiko terpapar virus corona," tutur Pengamat Kesehatan Rumah Sakit UNS, Tonang Dwi Ardyanto, Kamis (3/12/2020). 

Tonang mengatakan, meski Pilkada digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan benar. 

Baca juga: Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah : Pilkada Akan Jadi Klaster Baru Covid-19

Baca juga: Pergi ke TPS Dinilai Lebih Aman daripada ke Mall, Begini Penjelasannya

Baca juga: Terungkap, Motif Penembakan Pengusaha Tekstil Solo: Hubungan Bisnis

Namun potensi untuk tertular Covid-19 tetap ada. 

"Potensi tertular Covid-19 tetap ada sebab jaga jarak sulit untuk dilakukan," katanya. 

Menurut dia, yang bisa mengurangi penyebaran dan penularan Covid-19 yaitu kesadaran diri sendiri akan protokol kesehatan. 

"Masyarakat yang menjadi subyek soal protokol kesehatan," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Rumah Sakit UNS itu. 

Baca juga: Bawaslu Sragen Imbau Masyarakat Datang ke TPS Taati Protokol Covid19, Jangan Sampai Ada Klaster Baru

Baca juga: Bawaslu Sragen Imbau Masyarakat Datang ke TPS Taati Protokol Covid19, Jangan Sampai Ada Klaster Baru

Baca juga: KPU Solo Batasi Jumlah Personel Saat Penghitungan Suara, Cegah Penyebaran Covid-19

Ia menyampaikan bahwa masyarakat harus diberi pemahaman jika Pilkada ini terlaksana bukan karena pandemi sudah mereda. 

"Pilkada tetap berjalan karena sudah menjadi agenda secara konstitusional," ujarnya. 

Untuk itu, masyarakat harus sepenuhnya paham bahwa Pilkada ini digelar di tengah pandemi yang semakin mengganas. 

"Sekarang ini kondisi pandemi dalam situasi yang rawan," kata dia. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved