Penggusuran Warga Pemukiman di Timuran
Rencana Pengosongan Dikabarkan Mendadak, Warga Pemukiman di Timuran Bingung : Mau Tinggal Dimana?
Kekhawatiran dan keresahan menyelimuti warga yang sudah bertahun-tahun tinggal di pemukiman kawasan Timuran.
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kekhawatiran dan keresahan menyelimuti warga yang sudah bertahun-tahun tinggal di sebuah pemukiman kawasan Jalan Ronggowarsito No.166, Kelurahan Timuran, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
Perasaan itu muncul seusai mereka mendapati rencana penggusuran yang disampaikan perwakilan Polresta Solo dan Polda Jawa Tengah.
Mereka tidak memiliki rumah lain untuk tinggal selain di kompleks tersebut.
Baca juga: Diminta Kosongkan Rumah, Warga Aspol Beskalan Solo Resah, Mengadu ke Wali Kota FX Rudy
Baca juga: Jika di Sragen Ada Penyekatan PSBB, Polisi Akan Lakukan di Simpang Beloran dan Kawasan Terminal Lama
Apalagi informasi penggusuran tersebut mendadak.
"Kami mau tinggal dimana, di tempat tinggal kami mayoritas janda, sudah tua juga," katanya, Selasa (12/1/2021).
Mereka hanya disuruh meninggalkan rumah tanpa diberikan ganti rugi.
"Ini sepihak tiba-tiba datang dari perwakilan Polresta Solo dan Polda Jateng," kata Nurul.
Mengadu ke Wali Kota
Sebelumnya, warga pemukiman Timuran Solo berencana mengadu ke Wali Kota Solo, Fx Hadi Rudyatmo.
Itu lantaran mereka hendak digusur dari kediaman mereka yang berada di Jalan Ronggowarsito No.166, Timuran, Kecamatan Banjarsari, Solo tersebut.
Aduan tersebut hendak disampaikan 3 orang perwakilan warga pemukiman tersebut, yakni Nurul Chairiyani, Harini Nur Cahyo Utami, dan Murniyati. Mereka mendatangi kompleks Balai Kota Solo, Selasa (12/1/2021) untuk bertemu dengan Rudy.
Nurul menceritakan rencana penggusuran tersebut diketahui warga saat perwakilan Polresta Solo dan Polda Jawa Tengah mendatangi pemukiman.
Baca juga: Resmi Jadi Buronan Polresta Solo : Sang Dalang Aksi Preman Ngamuk di BPR Adipura Jalan Veteran Solo
Baca juga: Polresta Solo Bentuk Tim Khusus, Kerumunan Malam Tahun Baru Diawasi Ketat
"Perwakilan itu datang dan minta warga untuk mengosongkan rumah," kata Nurul, Selasa (12/1/2020).
Permintaan tersebut membuat warga pemukiman kaget lantaran dilakukan secara sepihak tanpa adanya rembukan dengan mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/perwakilan-warga-aspol-beskalan-solo-di-balai-kota.jpg)