Berita Solo Terbaru
Duduk Perkara 13 KK Kandangdoro Solo Terancam Digusur, Imbas PT KAI Perluas Parkir Stasiun Balapan
Sebanyak 13 KK di Kampung Kandangdoro RT 02 RW 06, Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo terancam terkena gusur.
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Asep Abdullah Rowi
Semua warga yang terdampak proyek tersebut pun sepakat untuk bertahan sampai menunggu keputusan FX Rudy datang.
"Kami menunggu keputusan terbaik, jika memang pahit kami mau pindah asalkan nominalnya sesuai," tandasnya.
Aspol Digusur
Belum kering air mata Nurul Chairiyani seusai kehilangan suami tercinta, Bripka Slamet Mulyono (45) dalam insiden kejadian kecelakaan yang melibatkan kereta api dan mobil polisi di kawasan Kecematan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Minggu (13/12/2020).
Kini, Nurul terancam digusur dari rumahnya di Jalan Ronggowarsito No.166, Timuran, Kecamatan Banjarsari, Solo.
"Air mata saya belum kering mengingat kejadian suami saya meninggal tertabrak kereta api di Sragen beberapa waktu lalu," kata Nurul.
Baca juga: Bripka Slamet Mulyono Dikenal Disiplin, Pernah Dapat Hadiah Sepeda Motor Dinas dari Kapolres Sragen
Baca juga: Suasana Sedih Selimuti di Rumah Duka Keluarga Bripka Slamet : Syok dan Tangis Pecah Selama 2 Jam
Saat ini, Nurul harus merawat tiga buah hatinya dan harus menghadapi rumahnya yang akan digusur.
Menurut dia, mereka tidak tahu apa salah mereka harus digusur. Padalah selama ini mereka tidak melakukan kesalahan hukum.
"Suami saya itu dulu meninggal juga karena bertugas, patroli, tapi sekarang saya harus seperti ini terancam digusur," kata dia.
Tewas di Kalijambe Sragen
Sebelumnya, kecelakaan maut melibatkan mobil Polsek Kalijambe yang berisi tiga anggota polisi dan satu tentara tersambar kereta api pada Minggu (13/12/2020) tepatnya pukul 22.45 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di Dukuh Siboto, Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Sragen.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil patroli itu tersambar kereta api (KA) Brantas jurusan Pasarsenen-Blitar.
Kendaraan merek Mitsubishi Strada saat itu sedang berpatroli dan melintas di perlintasan sebidang tanpa palang.
"Perlintasan itu berada di JPL 159 yang tidak ada palangnya," ungkap Humas DAOP VI Yogyakarta, Supriyanto kepada Tribunsolo.com, Senin (14/12/2020).
Baca juga: Rencana Pengosongan Dikabarkan Mendadak, Warga Pemukiman di Timuran Bingung : Mau Tinggal Dimana?
Baca juga: Diminta Kosongkan Rumah, Warga Pemukiman di Timuran Resah, Mengadu ke Wali Kota FX Rudy
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/warga-kampung-kandangdoro-rt-02-rw-06-kelurahan-kestalan.jpg)