Berita Karanganyar Terbaru
Viral Warga Menjarah Minuman di Tawangmangu, Camat Fasilitasi Pengembalian: Identias Dirahasiakan
Aksi warga yang melakukan penjarahan pada truk muatan minuman yang terguling di Tawangmangu, Karanganyar banyak disorot.
Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Berikut isi klarifikasi ABG asal Desa Blumbangan, Kecamatan Tawangmangu :
"Assalamualaikum wr wb
Saya salah satu warga Tawangmangu yang tadi pagi karena ketidaktahuan saya ikut mengambil minuman pocary sweat dari kejadian kecelakaan yang di Tawangmangu.
Namun karena tidak ketidaktahuan saya, ikut menjadikan saya salah, oleh karena itu saat ini saya mengembalikan apa yang seharusnya tidak saya ambil
Saya minta maaf pada korban kecelakan dan seluruh masyarakat atas kekeliruan saya
Saya mohon maaf sebesar besarnya atas apa yang saya lakukan
Saya berjanji tidak akan mengulanginya di kemudian hari
Dan ini saya kembalikan karena bukan hak saya
Terimakasih assalamualaikum wr wb"

Sebelumnya, minta maaf melalui klarifikasi, keduanya sempat di-bully habis-habisan di medsos.
Di antaranya foto keduanya terpampang dengan dibuat meme membawa minuman yang sempat dijarahnya melalui berbagai pose.
Baca juga: HOAX ! Sopir Truk Minuman yang Terguling di Rumah Makan Legender Tawangmangu Meninggal, Ini Faktanya
Baca juga: Viral Foto Truk Minuman Terbalik di Depan Rumah Makan Legender Tawangmangu, Ternyata ini Penyebabnya
Meme itu pun sempat viral sebelum akhirnya membuat video klarifikasi permintaan maaf.
Komandan Markas SAR Karanganyar, Arif Sukro Yunianto menuturkan A bersama seorang rekannya dijemput oleh para relawan sesaat setelah video beredar.
"Pelaku sudah diindentifikasi lewat video yang beredar, setelah itu dicari alamatnya dan di kroscek benar," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (22/1/2021).
"Setelah itu dibawa teman-teman relawan, klarifikasinya di situ (posko)," imbuhnya.
Arif menyebut pihaknya tak menutup kemungkinan untuk menambah pelaku lain.
Mengingat dalam video yang beredar tak hanya 1-2 warga yang melakukan penjarahan minuman tersebut.
"Ada banyak yang menjarah, tapi yang mengakui 2 remaja," aku dia.
Sebanyak 2 kardus minuman jarahan tersebut, lanjut Arif dikembalikan pada pihak berwajib
"Sesuai yang diklarifikasi, semua barangnya belum dijual dan akan dikembakikan dengan permohonan maaf di atas materai," katanya.
Agar tak terjadi kejadian yang sama, ia mengimbau masyarakat untuk tak memanfaatkan situasi saat terjadi musibah, termasuk kecelakaan.
"Hendaknya masyarakat prihatin dengan kondisi di lapangan dan tidak mengambil barang yang bukan miliknya," tandasnya.