Breaking News:

Update Gunung Merapi

Warga Klaten di Lereng Gunung Masih Pilih Tetap Tinggal di Rumah, Meski Merapi Muntahkan Lava Pijar

Gunung Merapi kembali erupsi muntahkan awan panas dan lava pijar, Selasa (2/3/2021).

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Mardon Widiyanto
Tribunnews/Setya Krisna Sumarga
ILUSTRASI : Gunung Merapi mengalami erupsi besar pada Rabu (27/1/2021). Mengeluarkan guguran dan letusan awan panas. 

"Kemarin tidak begitu kelihatan karena tertutup kabut. Saya cuma dengar dari rekan-rekan, merapi mengeluarkan lava pijarnya," ungkap dia.

Saat ini, warga Balerante masih dilarang beraktivitas dan memasuki kawasan radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sukono menyampaikan apabila ada peningkatan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, penjemputan akan segera dilakukan.

"Itu diperuntukan bagi kelompok rentan," ujarnya. 

Erupsi Merapi Lagi

Erupsi Gunung Merapi rupanya belum juga berhenti. 

Bahkan terjadi lagi guguran awan panas di Gunung Merapi pagi ini, Selasa (2/3/2021). 

Menurut laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran tersebut terjadi pukul 05.11 dan 05.29 WIB. 

Awan panas guguran pukul 05.11 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 171 detik, estimasi jarak luncur 1.900 m ke arah barat daya.

Sementara, awan panas guguran pukul 05.29 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 96 detik, estimasi jarak luncur 1.200 m ke arah barat daya.

Baca juga: Belum Juga Berhenti, Guguran Lava Pijar Merapi Masih Saja Terjadi, Begini Pantauan Petugas BPPTKG

Baca juga: Tempat Pengungsian Merapi di Klaten Ditinggal Warga Pulang, BNPB Minta Tetap Lakukan Ini

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved