Berita Klaten Terbaru
OTG di Mana-mana, Belasan Warga di Jombor Ceper Klaten Serempak Kena Covid-19, Kampung Lockdown
Belasan warga di Desa Jombor, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten terpapar Corona.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Belasan warga di Desa Jombor, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten terpapar Corona.
Akibatnya, Kamis (25/3/2021) satu RT lockdown karena warga mandiri.
Dari pantauan TribunSolo.com, bahkan di pintu masuk kampung dipasang barikade dan poster jika selain warga Dukuh Pengkol dilarang masuk.
Ketua RW 10, Desa Jombor Sutarno mengatakan, ada sekitar 18 orang dalam satu RT.
"Satu RT dilockdown karena 18 orang tersebut terkonfimasi positif Covid-19," katanya.
Baca juga: Duh, Baru 3 Hari Sudah 50 Pengendara Kena Tilang Elektronik di Klaten : Paling Banyak Langgar Marka
Baca juga: PPKM Mikro di Klaten Diperpanjang, Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka yang Diizinkan SMP & SMA Saja
Adapun belasan warga terkonfirmasi positif Covid-19 itu berstatus orang tanpa gejala (OTG).
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan hasilnya 11 orang dinyatakan terpapar Covid-19 termasuk ibu hamil," kata Sutarno.
Dikatakan, pasca 11 warganya positif, dilakukan tracking sehingga bertambah 18 orang.
"Tmbah lagi 7 orang, kemudian, dilakukan tracing lagi, dan terdampak 47 warga di RT 03 yang kontak erat dan sudah diswab," ucap dia.
Sementara di RT 03 tersebut berjumlah sekitar 159 jiwa.
Dia mengatakan 47 warga kontak erat yang sudah di test swab itu, diminta isolasi mandiri sambil menunggu hasil lab.
Hal juga dilakukan 18 warganya yang terpapar Covid-19, juga diminta isolasi mandiri.
"Pihak kecamatan meminta untuk lockdown, sehingga lokasi tersebut ditutup, dan posisi warga di rumah semua menjalankan isolasi mandiri," ujarnya.
Baca juga: Guru Ngaji Jokowi Gus Karim - Habib Novel Ikut Vaksinasi Covid-19 di Solo, Kapolri Tinjau Langsung
Baca juga: Kematian Akibat Covid-19 Terus Bertambah, Pakar: Indikator Negara Gagal Tangani Pandemi
Camat Ceper Supriyono mengatakan pasca terkonfirmasi warga kampung tersebut dilockdown dengan ditutupkan akses jalan kampung tersebut.
"Kami juga meminta kepada masyarakat untuk menaati protokol kesehatan dan selalu menerapkan 5 M," himbaunya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/rt-3-rw-10-desa-jombor-kecamatan-ceper-kabupaten-klaten.jpg)