Berita Boyolali Terbaru

Imbas Merapi Bergemuruh, Stabelan Boyolali Diguyur Hujan Abu Vulkanik, Tapi Warga Tidak Mengungsi

Menurut Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Selo Boyolali, Mujianto, hujan abu tipis terjadi karena meningkatnya aktivitas Merapi.

TribunSolo.com/Adi Surya
ILUSTRASI : Kondisi abu vulkanik Merapi yang tampak tebal di Jalan Raya Magelang - Boyolali di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Kamis (28/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Berhari-hari Gunung Merapi bergejolak, kini akhirnya terjadi hujan abu vulkanik di Dusun Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

Menurut Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Selo Boyolali, Mujianto, hujan abu tipis terjadi karena meningkatnya aktivitas Gunung Merapi pada Minggu (18/4/2021).

Gunung Merapi sempat mengeluarkan guguran awan panas sekira pukul 18.00 WIB. 

"Karena arah angin ke utara cenderung tenang mengakibatkan hujan abu tipis di wilayah Telogolele," ungkapnya kepada TribunSolo.com.

Menurut Mujianto, sekitar pukul 21.00 WIB tadi juga terpantau adanya guguran awal panas susulan.

Baca juga: Warga Dengar Suara Gemuruh Saat Kerja Bakti, Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi Terjang Kali Boyong

Baca juga: Awal Puasa Ramadhan, Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Dua Kali : Seusai Sahur dan Jelang Maghrib

Saat ini masyarakat di kawasan rawan bencana (KRB) III di Kabupaten Boyolali ini masih terpantau tenang dan masih aman terkendali.

"Keadaan warga tidak ada kepanikan saat hujan abu," ungkapnya.

Warga Setabelan, Tlogolele, juga terpantau tidak ada warga yang mengungsi di Tempat Penampungan Pengungsi Sementara (TPPS) Desa Tlogolele.

Secara umum Mujianto mengatakan, aktivitas Gunung Merapi guguran lava sering terjadi pasca munculnya kubah lava di Gunung Merapi pada bulan Januari 2021. 

Adapun sebelumnya, hujan abu pernah terjadi di Kabupaten Boyolali pada Kamis (28/1/2021) lalu.

Banjir Lahar Dingin

Sebelumnya, akibat aktivitas yang meningkat di Gunung Merapi, hulu Kali Boyong terjadi banjir lahar dingin lokal, Rabu (14/4/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

Banjir ini merupakan banjir kedua selama bulan ramadan 2021 ini.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved