Breaking News:

Berita klaten Terbaru

Takmir Masjid Al Akbar Klaten Positif Covid-19, Istri dan Anaknya Kena Tracing, Hasilnya Negatif

ST seorang takmir Masjid Al Akbar yang berada di Dukuh Kauman RT 25/RW 11, Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi, Klaten terkonfirmasi positif Covid-19. 

Tribunsolo.com/Rahmat Jiwandono
Masjid Al Akbar lockdown usai seorang takmir masjid terkonfirmasi positif Covid-19. 

"Awalnya 7 harian orang meninggal yasinan, kumpul disitu bantuin," papar Darsono, Senin (3/5/2021).

Setelah itu, dilakukan swab test massal diikuti 110 warga desa Jetis dengan hasil total 44 orang terkonfirmasi positif corona. 

Setelah diusut, ternyata pasien pertama yang meninggal dunia karena corona itu kedatangan kerabat dari Jakarta.

"Ada yang datang. Dari jakarta. Kerabatnya" ujarnya.

Baca juga: Kasus Corona Solo Melonjak Dua Minggu Terakhir Ini, Ada 232 Orang Terpapar Corona

Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, senin (03/05/2021) akses jalan masuk ke 2 RT tersebut ditutup portal, suasana nampak sepi dari aktivitas warga. 

Disamping pintu masuk, terdapat kardus bertuliskan "maaf broo. Lockdown".

Kondisi warga Jetis saat ini mulai membaik, setelah sebelumnya sempat merasakan gejala batuk dan pilek.

"Semua kondisi normal 36,1 derajat rata-rata. Dari satgas kesehatan desa sudah dicek. Biar tahu perkembangan. Kalau tidak terjadi lonjakan lagi kan repot" tambahnya.

Dari klaster tersebut, Bupati Sragen minta setiap satgas harus tracing kasus sampai tuntas.

"Saya perintahkan jika ada kasus harus di tracing sampai zero. Nol," kata Yuni.

Halaman
1234
Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved