Berita Karanganyar Terbaru

Kasus Covid-19 di Karanganyar Melonjak Pasca Libur Lebaran, Dinkes Sebut Bukan dari Klaster Wisata

Kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Karanganyar melonjak drastis pasca Lebaran.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Adi Surya
ILUSTRASI : Petugas menggelar swab test massal Covid-19 dari orang tua hingga anak-anak imbas klaster buka bersama (bukber) di RT 06 RW 07, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (19/5/2021). 

"Kalau imunnya kuat bisa bertahan hingga 7 hari, maka akan terdeteksi baik dengan gejala atau hasil swab apabila OTG," jelas dia.

"Sedangkan bila imunnya lemah hanya 2-3 hari sudah nampak," terangnya.

Sebelumnya dikabarkan pada hari Minggu (16/5/2021) angka Covid-19 di Kecamatan Karanganyar mencapai angka 100 orang yang positif.

Jumlah keseluruhan angka positif Covid-19 di Karanganyar mencapai 310 warga.

"Itu hasil tracing lama dari kontak erat warga sehingga penularannya sangatlah masif," ujarnya.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun.

"Kami melihat saat ini mobilitas masyarakat sudah tinggi dan sudah sulit untuk diingatkan, sehingga perlu kerjasama dan kesadaran diri," terangnya.

Wisatawan Membludak

Hari terakhir libur Lebaran menjadi berkah tersendiri bagi usaha wisata di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Minggu (16/5/2021).

Kepala Desa Berjo, Suyatno mengatakan, ada lebih dari lima ribu wisatawan yang memadati dua unit wisata di desa tersebut yaitu Air Terjun Jumog dan Telaga Madirda.

Akibatnya, pelaksanaan protokol kesehatan sempat terkendala hingga dibuatlah beberapa skema guna menanggulanginya.

"Tadi air terjun Jumog sempat mengalami overload wisatawan, hingga akhirnya kami buat sistem buka tutup," kata dia  kepada TribunSolo.com.

Baca juga: Protes Penyekatan Lebaran Bikin Rugi Dagangan, PKL Sempat Adu Mulut dengan Polisi di Tawangmangu

Baca juga: Sisi Lain Penemuan Jasad Bocah 1,5 Tahun di Waduk Kedung Ombo, Tim SAR Juga Libatkan Orang Pintar

Dirinya meminta masyarakat untuk bergantian saat memasuki area wisata, agar kapasitas pengunjung tidak terlalu ramai.

"Supaya tidak terlalu ramai kami suruh bergantian, yang di luar kami minta sabar mengantri, dan yang di dalam kami minta untuk bergantian," ujarnya.

Suyatno juga akan mengoordinasikan kedua area wisata tersebut, sehingga apabila terjadi keramaian di salah satu tempat dapat dialihkan dengan segera.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved