Berita Solo Terbaru
Jelang 100 Hari Pimpin Solo,Gibran Sebut Pencopotan Lurah Gajahan Jadi Prestasi Bersih-bersih Pungli
Tanggal 5 Juni tepat 100 hari kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso di Kota Solo.
Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Asep Abdullah Rowi
“Masih sedikit yang sudah terealisasi,” ungkap dia.
Meskipun demikian, Gibran mengatakan akan terus berupaya melakukan yang terbaik untuk masyarakat kota Solo.
“Kita masih harus bekerja lebih keras lagi, ya nanti sedikit demi sedikit,” aku dia.
Gibran Akui Banyak Pendukungnya
Pemecatan Lurah Gajahan Suparno menimbulkan polemik, ada yang pro dan juga kontra dengan protes membuat spanduk sindiran.
Terlebih Suparno per Senin 3 Mei 2021, sudah tak menjabat sebagai lurah setelah resmi dipecat Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka gara-gara pungli bermodus zakat.
Bahkan ada yang memasang berbagai spanduk sindiran dan kecamatan di antaranya 'Lurah Gajahan Hebat Kok Dipecat' hingga tanda tangan dukungan, Senin (3/5/2021).
Lantas seperti apa sikap Gibran?

"Lurahnya sudah mengakui kesalahan jadi apalagi yang mau dipersoalkan?," terang dia saat menghadiri pemusnahan 1315,8 liter ciu dan 319 botol miras di Polresta Solo, Rabu (5/5/2021).
"Keputusan saya tidak bisa diubah, tetap dibebastugaskan," jelasnya menegaskan.
Dia mengaku mengetahui sejumlah spanduk yang beredar yang isinya mendukung lurah tersebut dan menggelar aksi malam-malam.
"Silahkan kalau ada yang mendukung Pak Lurah ya silahkan. Tapi yang mendukung saya lebih banyak," ungkapnya.
Baca juga: Profil Aris Suharto, Sosok Pengganti Lurah Gajahan Solo yang Dicopot Gibran
Baca juga: Perjalanan Mobil Jenazah di Sondakan Dibeli Warga : Tak Terhitung Antar Orang Sakit & yang Meninggal
Warga Galang Tanda Tangan
Sebelumnya, meski sudah dipecat Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, warga tetap memberikan dukungan untuk mantan Lurah Gajahan Suparno.
Di antaranya terlihat Senin (3/5/2021), beberapa warga menggalang dukungan dengan tanda tangan beserta menyelipkan tulisan.