Berita Solo Terbaru

Misteri Pemesan Madu Anggur yang Buat Driver Ojol Diperiksa, Aplikasi GetContact Sebut Nama Bripda F

Kasus viral driver ojol asal Kota Solo ditangkap antar madu anggur, aplikasi Getcontact menyebut nama Bripda Fendy sebagai nomor penerima paket.

Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Istimewa
Penelusuran nomor penerima paket madu anggur yang membuat seorang driver Gojek di Solo ditangkap. Aplikasi Getcontact menyebut nama Bripda F. 

Ia hanya terdiam dan meninggalkan wartawan. 

Sebelumnya, saat ditanya soal nama Bripda F, Ade hanya menjawab : "Saya kemarin sudah klarifikasi, sudah cukup, jangan diulang-ulang," 

"Satu saja, orang yang tidak suka dengan polisi adalah jiwa penjahat," ujar Ade.

Sementara, dikutip dari Kompas.com, sang driver ojol yang mengunggah permasalahan ini sendiri juga enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.

Ia beralasan masalah ini sudah 'selesai'.

"Maaf, masalah ini sudah selesai tadi (Minggu,red) di kantor kepolisian. Sudah clear semuanya," kata sang driver Gojek ketika dihubungi melalui Facebook, Minggu (13/6/2021).

Tidak Ada Tersangka

Penangkapan driver Gojek karena mengantar pesanan yang berisi Miras viral di media sosial. 

Driver tersebut menceritakan kronologi dia mendapatkan pesanan Go-Shop, hingga ditangkap tim Sparta Polresta Solo. 

Ojol asal Solo itu mengatakan jika dirinya dijadikan tersangka. 

Baca juga: Kata Gojek, Soal Hebohnya Antrean BTS Meal di McDonalds Solo hingga Akhirnya Dibubarkan Petugas

Baca juga: Resmi! Gojek dan Tokopedia Merger, Namanya Kini Jadi GoTo

Hal tersebut diragukan Wakapolresta Solo AKBP Denny Heryanto, saat ditemui TribunSolo.com di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Minggu (13/6/2021).

"Miras ini kan masuknya di tipiring. Kalau dijadikan tersangka, saya ragu," kata dia. 

"Mungkin dia akan diikutkan sidang, untuk memberikan keterangan kepada hakim, tapi kalau tersangka sih enggak," jelasnya. 

Baca juga: Kisah Dzikru Rahman, Sosok Peraih Beasiswa Kuliah dari Gojek, Begini Awal Mula Mendapatkannya

Dia mengatakan, dalam memberantas peredaran Miras, orang yang membawa, mengonsumsi, atau yang menjual harus dimintai keterangan pihak kepolisian. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved