Berita Solo Terbaru

Misteri Pemesan Madu Anggur yang Buat Driver Ojol Diperiksa, Aplikasi GetContact Sebut Nama Bripda F

Kasus viral driver ojol asal Kota Solo ditangkap antar madu anggur, aplikasi Getcontact menyebut nama Bripda Fendy sebagai nomor penerima paket.

Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Istimewa
Penelusuran nomor penerima paket madu anggur yang membuat seorang driver Gojek di Solo ditangkap. Aplikasi Getcontact menyebut nama Bripda F. 

“Itu harus di-crosscheck lagi ke Kapolres dan tidak dijadikan tersangka,” ungkapnya. 

Dia mengatakan, kedepannya untuk mitra Gojek harus lebih jeli dengan paket yang mereka antar. 

“Kan dia hanya penyedia kurir layanan, jadi dia tidak tahu isinya apa,” ungkapnya.

Penjelasan PT Gojek Indonesia

Curhatan seorang driver Gojek asal Solo viral di Facebook, sebab dia mengaku jadi wajib lapor peredaran miras. 

Padahal dia hanya menerima orderan dari pelanggan. 

Curhatan tersebut diunggah di akun Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya. 

Baca juga: Kata Gojek, Soal Hebohnya Antrean BTS Meal di McDonalds Solo hingga Akhirnya Dibubarkan Petugas

Baca juga: Resmi! Gojek dan Tokopedia Merger, Namanya Kini Jadi GoTo

Akun Archila Nic menuliskan dalam postingan tersebut soal mencari keadilan. 

Dalam postingannya itu, akun tersebut menceritakan, dia mendapatkan order untuk Go - Shop. 

Ada pelanggan memesan "Madu Anggur" dengan biaya Rp 375 ribu. Kemudian orderan juga diambil di salah satu rumah makan di kawasan Cemani (penjual berlasan makan disitu). 

Baca juga: Kisah Dzikru Rahman, Sosok Peraih Beasiswa Kuliah dari Gojek, Begini Awal Mula Mendapatkannya

Setelah itu, diantar ke Terminal Tirtonadi, Solo. 

Saat sampai di Terminal Tirtonadi ini, pelanggan tidak mau membayar, Driver Gojek malah disuruh menunggu, pelanggan tersebut beralasan masih ada pesanan yang kurang. 

Tak berselang lama, ada satu driver gojek lagi datang. Mereka bingung karena tidak tahu apa yang ada dalam kardus pesanan tersebut. 

Ternyata, isinya adalah minuman keras. 

Baca juga: Cara Bayar Zakat Fitrah via Gojek, Cukup 5 Menit, Mudah dan Praktis

Tak berselang lama tim Sparta Polresta Solo kemudian datang mengamankan mereka berdua. 

Atas kejadian tersebut, PT Gojek Indonesia angkat bicara.

Head Regional Corporate Affairs Gojek, Arum Prasodjo mengatakan, terkait permasalahan ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan polisi,” kata Arum kepada TribunSolo.com, Minggu (13/6/2021).

Dia mengatakan, sudah melakukan pendampingan dengan mitra tersebut. 

Baca juga: Gojek PHK 430 Karyawan, Karyawan Bakal Dapat Perpanjangan Asuransi Kesehatan? Ini Penjelasannya

“Tidak ada yang menjadi tersangka,” tambahnya.

Dia menegaskan, Mitra Gojek tersebut tidak menjadi tersangka dan tidak dikenai wajib lapor.

“Kami juga sudah melakukan mediasi di Polresta Surakarta,” katanya.

“Intinya perlu ditekankan bahwa saat menggunakan layanan Go-Shop, pelanggan wajib memberikan informasi yang lengkap dan akurat,” urainya.

Dia mengatakan, pihak driver dan pelanggan harus terbuka dan tegas dengan ketentuan dari layanan Go-Shop.

Baca juga: Driver Gojek Tuyul Diamankan Polisi di Malang karena Pemalsuan Akun, Bagaimana di Solo?

Pelanggan tidak diperbolehkan membeli dan memesan produk yang mengandung muatan negatif.

“Seperti minuman beralkohol untuk menghindari transaksi yang mencurigakan,” katanya.

“Kami mengimbau mitra untuk selalu mengecek kembali apakah barang sudah sesuai dengan deskripsi atau belum untuk meminimalisir hal sepeti ini,” tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved