Berita Sragen Terbaru
Cara dan Lokasi Cuci Darah di Sragen : Pasien Baru Tak Dapat Langsung Terapi Rutin, Ini Penyebabnya
Di tengah pandemi covid-19, layanan hemodialisa atau cuci darah di RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen masih terus berjalan.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Asep Abdullah Rowi
"Yang cuci darah harus sering komunikasi ke rumah sakit yang menyediakan, kalau cuci darah sudah ada jaringan di Soloraya, jadi nanti kalau kosong, bisa dihubungi," jelasnya.
Saat ini, terdapat 2 rumah sakit di Sragen yang menyediakan layanan Hemodialisa.
"Kalau di Sragen, hanya ada 2 rumah sakit, RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen dan RS PKU Muhammadiyah Masaran," katanya.
Direncanakan tahun ini, RSUD Sragen akan menambah 16 alat Hemodialisa.
Namun, meski pengadaan alat dilakukan, pihak rumah sakit kesulitan SDM yang memadai.
"Karena petugasnya harus yang bersertifikat Hemodialisa, tidak bisa sembarangan," pungkasnya.
Kebutuhan Oksigen 500 Persen
Alarm berbunyi karena kebutuhan oksigen melonjak dan kamar penuh imbas pasien Covid-19 membludak di Kabupaten Sragen.
Wakil Direktur Pelayanan dan Mutu RSUD Sragen, Joko Haryono mengatakan, kebutuhan oksigen di rumah sakitnya naik 10 kali lipat dibandingkan dengan masa sebelum pandemi.
"Kalau sebelum pandemi, hari normal hanya butuh 150-200 meter kubik, sekarang sehari membutuhkan 2.000 meter kubik," ujarnya kepada TribunSolo.com, Selasa (29/6/2021).
Kini, Joko mengaku was-was lantaran pasokan oksigen yang didistribusikan tak selalu datang tepat waktu.
"Datangnya telat, akhir-akhir ini ada kendala, karenakan produksi tetap, namun pemakaian rumah sakit meningkat, tapi bisa lancar," jelasnya.
Baca juga: Keluarga Kena Corona & Ingin Hubungi Petugas Medis? Ini Nomor Telepon Darurat 15 Rumah Sakit di Solo
"Ya was-was, kalau sampai dibilang kurang, ya kurang, tapi nggak sampai kurang, sempat ketar-ketir," tambahnya.
Selama ini, RSUD Sragen sudah tidak menggunakan tabung oksigen sebagai alat bantu nafas pasien.
Melainkan menggunakan oksigen liquid, yang juga semakin langka.
Baca juga: Penjelasan Ilmiah Dokter Tentang Corona Varian Baru, Warga Sekitar Asrama Donohudan Tak Perlu Panik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/petugas-saat-mengoperasikan-mesin-cuci-darah-di-pmi-solo_20180909_213939.jpg)