Berita Sukoharjo Terbaru
Damkar Kesulitan Padamkan Api Kebakaran Pabrik Jamu Sukoharjo: Tak Ada Hydrant Sumber Air
Kebakaran hebat gudang rempah pabrik jamu CV Anugerah Alam, di Kampung Kutu RT 02/RW 08, Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo pada Minggu.
Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kebakaran hebat di gudang rempah pabrik jamu CV Anugerah Alam, di Kampung Kutu RT 02/RW 08, Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo terjadi pada Minggu (8/8/2021).
Karena besarnya api, proses pemadaman dibantu oleh Damkar dari kabupaten dan kota se Solo Raya.
Api nampak pada pukul 13.30 WIB, meskipun pada beberapa jam sebelumnya sempat ada asap namun belum begitu besar sehingga tidak menimbulkan curiga.
Baca juga: Sebelum Kebakaran Hebat di Gudang Pabrik Jamu Sukoharjo, Warga Cium Aroma Asap Sejak Pagi Hari
Baca juga: Kebakaran di Kantor BPOM, 17 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Api
Petugas Damkar alami kesulitan memadamkan api karena sumber air atau Hydrant tidak ditemukan di lokasi kebakaran.
Terpaksa mereka harus mengambil bolak-balik, dari Kelurahan Telukan ke Kelurahan Langenharjo atau Solo Baru.
Lurah Langenharjo Sunarwan menuturkan, telah membuka akses sumber air dari wilayahnya agar proses pemadaman bisa segera dilakukan.
Baca juga: Terungkap, Penyebab Kebakaran Pabrik Tekstil PT Kusuma Hadi Jaten : Kapas Sisa Produksi Jadi Petaka
"Kami arahkan para petugas Damkar ke Solo Baru disana ada banyak pusat Hydrant," katanya.
Adapun sumber air sendiri diambil dari :
1.Rumah Sakit Indriati
2.Patung Pandawa
3.Apartemen The Kahyangan
4.Rumah Sakit Dr OEN
5.Mall The Park
6.Hotel Best Western
Baca juga: Kebakaran di Permukiman Padat Sondakan Solo, Warga Sempat Panik, Api Membesar Sebelum Damkar Datang
Menanggapi keluhan tersebut, Camat Grogol Bagas Windaryatno akan mengajukan pembuatan hydrant di wilayah Kelurahan Telukan.
"Kami sadar di kelurahan itu banyak berdiri pabrik, nanti akan kami ajukan pembuatannya ke Pemkab Sukoharjo," terangnya.
Hingga pukul 16.30 WIB kebakaran masih belum bisa dipadamkan, dan tidak ada korban jiwa meski sekitarnya adalah kawasan padat penduduk.
Kronologi Kejadian
Kebakaran di gudang pabrik jamu CV Anugerah Alam, di Kampung Kutu RT 02/RW 08, Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo pada Minggu (8/8/2021) ternyata sudah dirasakan sejak pagi oleh warga.
Menurut Camat Grogol, Bagas Windaryatno, para warga telah mencium aroma kebakaran sejak pukul 11.00 WIB.
"Namun warga tak ada yang berani mendobrak pabrik ketika pagi tersebut," katanya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Gudang Pabrik Jamu di Sukoharjo, Berbagai Rempah dan Bangunan Ludes
Baca juga: Roman Abramovich Kebakaran Jenggot, Chelsea Disalip PSG Buru Lionel Messi, Lupakan Romelu Lukaku?
Barulah sekitar pukul 13.30 WIB, asap mulai nampak ke langit.
"Baru ketika api membesar dan asap sudah mengebul keluar baru warga laporan ke Pemadam Kebakaran," ujarnya.
Bagas bersyukur karena tidak ada korban jiwa dari warga sekitar.
Baca juga: Kronologi Kebakaran Gudang Sembako di Klaten, 6 Mobil Hangus Terbakar
"Wilayah pabrik adalah pemukiman padat penduduk, dan beruntung api tidak menjalar ke rumah warga," jelasnya.
Ditambah lagi tepat di belakang gudang ada panti sosial uang diisi oleh warga ODGJ.
"Tepat belakang gudang ada panti sosial "Yayasan Sinai", beruntung tidak ada korban jiwa dari sana," imbuhnya.
Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, dalam pabrik berisi mesin dan puluhan ton rempah yang rentan terbakar.
Kronologi Pabrik Terbakar
Sebuah kebakaran hebat melanda pabrik jamu milik CV Anugerah Alam di Kampung Kutu RT 02/RW 08, Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (8/8/2021) pukul 13.30 WIB.
Pantaun TribunSolo.com, berbagai rempah dan bangunan pabrik tersebut habis terbakar.
Gedung yang difungsikan sebagai gudang rempah tersebut berisi palawija, cengkeh dan segala bahan untuk jamu.
Baca juga: Roman Abramovich Kebakaran Jenggot, Chelsea Disalip PSG Buru Lionel Messi, Lupakan Romelu Lukaku?
Baca juga: Kebakaran di Kartasura : Lelap Tidur, Suratman Syok Rumahnya Terbakar Jelang Subuh
Menurut Kepala Gudang, Aris Pristanto, kondisi dalam keadaan lengang dan tidak ada karyawan.
"Hari ini libur dan tidak ada karyawan masuk," katanya.
"Biasanya hari Senin-Sabtu ramai karyawan," imbuhnya.
Baca juga: Kebakaran Rumah di Gayam Sukoharjo, Kerugian Puluhan Juta Rupiah: Tak Ada Korban Jiwa
Saat ini proses pemadaman masih dilakukan oleh Pemadam Kebakaran Sukoharjo.
Penyebab dan kerugian masih ditaksir dan dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Kasus Kebakaran Serupa di Jaten Karanganyar
Peristiwa kebakaran menimpa sebuah pabrik di Kecamatan Jaten, Karanganyar, Minggu (18/7/2021).
Kabid Linmas Damkar Kantor Satpol PP Karanganyar Budi Cahyono SH, menyebut, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.
Baca juga: Kebakaran di Kartasura : Lelap Tidur, Suratman Syok Rumahnya Terbakar Jelang Subuh
Sampai berita ini ditulis, PMK Karanganyar masih dalam proses pemadaman.
Budi mengatakan belum mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.
"Kita fokus pemadaman api terlebih dulu, nantikan akan berkerja sama dengan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
Kemungkinan, kebakaran ini menyebabkan kerugian puluhan jutaan rupiah.
"Sekitar tiga mobil kebakaran telah dikerahkan," ungkapnya.
Rugi Rp 100 Juta
Kronologi kejadian kebakaran hebat ini, kali pertama diketahui saat padamnya listrik pabrik.
Sekitar pukul 18.30 WIB, muncul adanya percikan api di bagian kapasitor bank pabrik, yang digunakan sebagai alat stabilizer listrik pabrik.
Kabid Linmas Damkar Kantor Satpol PP Karanganyar Budi Cahyono SH, menjelaskan pertama kali mendapat laporan dari Satpam pabrik.
"Sebelum mobil pembaca kebakaran datang, dilakuan upaaya pemadaman oleh Karyawan pabrik mengunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)," ungkapnya.
Jarak yang ditempuh mobil kebakaran menuju lokasi kebakaran diketahui sekitar 7 menit.
"Langsung dikerahkan seluruh anggota yang bertugas di lapangan," ungkapnya.
Kerugian dari kebakaran ditafsirkan hingga Rp 100 juta.
"Tidak ada korban jiwa saat kebakaran," ujarnya.
Dalam proses pemadamaan juga di bantu oleh relawan serta pihak kepolisian untuk mengamankan lokasi kejadian kebakaran. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gudang-kebakaran.jpg)